Taliban, yang kini menguasai Afghanistan, ikut mengomentari invasi Rusia terhadap Ukraina.
, Sabtu , hal tersebut disampaikan Taliban dalam sebuah pernyataan yang diunggah ke akun Twitter resmi Taliban yang sekarang menggunakan nama Imarah Islam Afghanistan. Kelompok itu mengatakan mereka prihatin 'tentang kemungkinan nyata adanya korban sipil.'Di bawah segel Kementerian Luar Negeri Emirat - yang sangat mirip dengan segel departemen pemerintah AS - Taliban menyerukan agar dialog digelar antara Rusia dan Ukraina.
Taliban sendiri belum diakui oleh negara manapun sebagai pemerintah baru Afghanistan sejak mengambil alih kekuasaan tahun 2021 lalu. Kementerian luar negerinya mengunggah 'Pernyataan tentang krisis di Ukraina' pada Jumat dan dibagikan di Twitter oleh tokoh-tokoh kunci Taliban. "Imarah Islam Afghanistan memantau dengan cermat situasi di Ukraina dan mengungkapkan keprihatinan tentang kemungkinan nyata adanya korban sipil," kata pernyataan itu.Taliban juga menyerukan kedua belah pihak menahan diri. Semua pihak diminta untuk menahan diri dari posisi yang dapat meningkatkan kekerasan.
"Imarah Islam Afghanistan, sejalan dengan kebijakan luar negerinya yang netral, menyerukan kedua belah pihak yang berkonflik untuk menyelesaikan krisis melalui dialog dan cara-cara damai. Imarah Islam juga meminta pihak-pihak yang berkonflik untuk memperhatikan menjaga kehidupan mahasiswa Afghanistan dan migran di Ukraina," ujar pernyataan itu., ada 370 warga Afghanistan meninggalkan negara asal mereka tahun lalu ke Ukraina. Mereka kini menghadapi risiko terjebak konflik lain.
Rusia telah memulai invasi ke Ukraina sejak Kamis . Pertempuran sengit terjadi di berbagai kota di Ukraina dan menyebabkan ratusan orang tewas. Rusia juga telah masuk ke ibu kota Ukraina, Kiev.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
BREAKING NEWS: Perang Rusia vs Ukraina, Khodorkovsky: Perang Putin di Ukraina Demi Keuntungan PribadiMikhail Khodorkovsky, mantan taipan minyak yang berseberangan dengan Kremlin, mengatakan invasi Vladimir Putin di Ukraina merupakan pengkhianatan terhadap kepentingan Rusia
Read more »
Rusia Serbu Ukraina, Timnas Ukraina Banyak ke Luar NegeriTimnas Ukraina akan melanjutkan babak playoff Piala Dunia Qatar 2022 di luar negeri.
Read more »
Warga Indonesia di Ukraina Dievakuasi di Tengah Perang Rusia-Ukraina - Berita Utama - koran.tempo.coKBRI di Ukraina sibuk mengevakuasi ratusan warga Indonesia yang berada di negara itu. Sebagian WNI memilih evakuasi mandiri. KoranTempo
Read more »
Kecam Serangan Rusia ke Ukraina, IOC Siapkan Bantuan Kemanusiaan untuk Komunitas Olimpiade UkrainaKami mengecam keras tindakan merusak Gencatan Senjata Olimpiade oleh pemerintah Rusia
Read more »
Taliban Afghanistan Serukan Rusia dan Ukraina Menahan Diri Agar Tidak Jatuh Korban Warga SipilEmirat Islam Afghanistan hari Jum’at, (25/2/2022) serukan Rusia dan Ukraina menahan diri agar tidak jatuh korban warga sipil dan desak gunakan cara-cara damai.
Read more »
Mengungsi ke KBRI, Pasutri WNI di Ukraina Bagikan Cerita Kondisi Pasca Serangan Rusia ke UkrainaSerangan Rusia mengejutkan banyak orang, termasuk seratus lebih warga Indonesia di Ukraina, yang sebagian langsung mengungsi ke Kedutaan Besar RI.
Read more »