PBB hari Selasa (11/4/2023) menyatakan mereka mengkaji kembali kehadiran mereka di Afghanistan setelah Taliban melarang perempuan Afghanistan bekerja di PBB
- Perserikatan Bangsa-Bangsa hari Selasa menyatakan mereka akan meninjau atau mengkaji kembali kehadiran mereka di Afghanistan setelah Taliban melarang perempuan Afghanistan untuk bekerja di organisasi dunia tersebut.
Ini merupakan langkah terbaru dalam serangkaian pembatasan yang diambil oleh Taliban sejak merebut kekuasaan di Afghanistan pada Agustus 2021 ketika pasukan Amerika Serikat dan NATO menarik diri setelah 20 tahun berperang. Pada bulan Desember, mereka melarang perempuan Afghanistan untuk bekerja di kelompok lokal dan organisasi non-pemerintah , tindakan yang pada saat itu belum diperluas ke kantor-kantor PBB.
Selama periode ini, PBB akan"melakukan konsultasi yang diperlukan, melakukan penyesuaian operasional yang diperlukan, dan mempercepat perencanaan kontingensi untuk semua kemungkinan hasil," demikian pernyataan tersebut.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
PBB: Larangan Taliban Terhadap Staf Perempuan, Dapat Tutup Operasi di AfghanistanPBB telah memperingatkan bahwa larangan “tidak sah” Taliban terhadap staf perempuannya di Afghanistan dapat mendorong badan dunia itu untuk menghentikan operasinya di negara tersebut. Misi Bantuan PBB di Afghanistan, UNAMA, mengeluarkan peringatan itu Selasa (10/4), beberapa hari setelah...
Read more »
Aturan Baru, Taliban Larang Perempuan Makan di Restoran |Republika OnlineTaliban larang perempuan ke restoran yang memiliki taman atau ruang terbuka
Read more »
Taliban Larang Keluarga dan Perempuan Makan di RestoranTaliban melarang keluarga dan perempuan untuk mengunjungi restoran yang memiliki taman atau ruang terbuka hijau. Ini adalah aturan baru sejak Taliban berkuasa.
Read more »
3000 Staf PBB di Afghanistan Dirumahkan hingga Mei Menyusul Larangan Perempuan BekerjaPembatasan terhadap pekerja perempuan PBB, setelah larangan terhadap sebagian besar pekerja LSM perempuan oleh Taliban, dikecam internasional.
Read more »
MenPANRB Diminta Larang Rekrutmen Honorer, Kenapa Nih?Komisi II DPR secara tegas meminta MenPANRB larang rekrutmen tenaga honorer, ini sebabnya..
Read more »
Di Tengah Kekhawatiran “Penangkapan Sewenang-wenang,” Taliban Bebaskan Dua AktivisTaliban telah membebaskan dua aktivis Afghanistan di saat PBB dan sejumlah kelompok pemerhati hak asasi manusia meningkatkan kewaspadaan atas meningkatnya penahanan secara sewenang-wenang yang terjadi di negara itu dalam beberapa bulan terakhir. Taliban, pada Senin (10/4), membebaskan Nargis...
Read more »