Taliban kuasai Afghanistan dan 'euforia' Jemaah Islamiyah, patutkah Indonesia khawatir? - BBC News Indonesia

South Africa News News

Taliban kuasai Afghanistan dan 'euforia' Jemaah Islamiyah, patutkah Indonesia khawatir? - BBC News Indonesia
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 BBCIndonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 52 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 24%
  • Publisher: 50%

Kebangkitan Taliban di Afghanistan, menurut mantan teroris dan pengamat terorisme, telah menggelorakan 'euforia' maupun semangat anggota Jemaah Islamiyah (JI) di Indonesia yang berafiliasi dengan kelompok al-Qaeda.

Kelompok Jemaah Islamiyah di Indonesia disebut mengalami euforia setelah Taliban dikabarkan menguasai Afghanistan.

Pengamat terorisme dari Universitas Malikussaleh Aceh, Al Chaidar, melihat 'euforia' JI membuktikan bahwa Taliban hingga kini masih dipandang sebagai bagian dari al-Qaeda. Pengamat terorisme dari Yayasan Prasasti Perdamaian Taufik Andrie mengatakan, hal itu disebabkan terjadi kompetisi kekuasaan antara ISIS dan Taliban."Kelompok ISIS itu karena naluri kekuasaan dan ekspansi mereka dalam wilayah itu sama besarnya dengan Taliban jadi mereka malah kompetisi. Mereka secara kutub ideologis berseberangan," kata Taufik.

Walaupun demikian, menurut Kepala Program Studi Kajian Terorisme Universitas Indonesia, Muhamad Syauqillah, kebangkitan Taliban berpotensi memberikan inspirasi bagi jaringan radikal di Indonesia. "Jangan sampai menjadi inspirasi, malah kelompok-kelompok di Indonesia melakukan konsolidasi, bahkan mencoba strategi perjuangan Taliban," ujarnya.

Menurut Nasir, Taliban muncul sekitar tahun 1993/1994 akibat ketidakpuasan masyarakat lokal atas pemerintahan saat itu.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

BBCIndonesia /  🏆 42. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Inggris: Taliban Sudah Kuasai Afghanistan dan Kami Tidak Berencana KembaliInggris: Taliban Sudah Kuasai Afghanistan dan Kami Tidak Berencana KembaliInggris mengatakan Taliban sudah kuasai Afghanistan dan pasukan NATO, dan Inggris tidak akan kembali ke negara itu. Inggris mengatakan Taliban sudah kuasai Afghanistan...
Read more »

Kabur saat Taliban Kuasai Negara, Presiden Afghanistan Ashraf Ghani Disebut Berkhianat dan Memalukan - Tribunnews.comKabur saat Taliban Kuasai Negara, Presiden Afghanistan Ashraf Ghani Disebut Berkhianat dan Memalukan - Tribunnews.comEks penasihat Presiden Afghanistan Ashraf Ghani, Shafiq Hamdam mengecam pelarian diri presiden saat Taliban masuk ibu kota Kabul pada Minggu (15/8).
Read more »

Pengamat: Keberhasilan Taliban Kuasai Afghanistan Bisa Bangkitkan Kelompok JIPengamat: Keberhasilan Taliban Kuasai Afghanistan Bisa Bangkitkan Kelompok JIKemenangan Taliban menduduki Ibu Kota Kabul dan wilayah di Afghanistan, dapat membangkitkan kelompok Jamaah Islamyah (JI) di Indonesia.
Read more »

Warga Afghanistan di bawah Taliban, 'setiap orang ketakutan' - BBC News IndonesiaWarga Afghanistan di bawah Taliban, 'setiap orang ketakutan' - BBC News IndonesiaPertemuan staf laki dan perempuan di klinik dilarang. Itulah salah satu perintah pertama yang dialami seorang bidan di Afghanistan setelah Taliban kembali berkuasa. Simak,kisah sejumlah warga yang mengatakan 'ketakutan.'.
Read more »

Taliban sudah masuk ibu kota Afghanistan 'dari segala penjuru' - BBC News IndonesiaTaliban sudah masuk ibu kota Afghanistan 'dari segala penjuru' - BBC News IndonesiaTaliban perintahkan para anggotanya untuk tidak melakukan aksi kekerasan sekaligus mengizinkan setiap orang yang hendak keluar dari Kabul.
Read more »

Afghanistan: Taliban menguasai Kabul, panik di bandara, korban meninggal akibat bergantung di pesawat - BBC News IndonesiaAfghanistan: Taliban menguasai Kabul, panik di bandara, korban meninggal akibat bergantung di pesawat - BBC News IndonesiaKepanikan terjadi di bandar udara Kabul, Afghanistan, menyebabkan setidaknya lima orang meninggal setelah Taliban menguasai ibu kota. Banyak negara Barat melakukan evakuasi, Indonesia menyatakan tengah mematangkan evakuasi sambil memantau kondisi.
Read more »



Render Time: 2025-04-03 18:56:38