Pada 2022, sekitar 258 juta orang menghadapi kerawanan pangan akut tingkat tinggi di 58 negara atau wilayah, naik dari 193 juta di 53 negara pada tahun sebelumnya.
SEKITAR 258 juta orang di seluruh dunia membutuhkan bantuan pangan pada tahun 2022 karena konflik, guncangan ekonomi dan bencana iklim. Demikian laporan PBB pada Rabu .“Lebih dari seperempat miliar orang sekarang menghadapi tingkat kelaparan akut, dan beberapa berada di ambang kelaparan. Itu tidak masuk akal,” kata Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.
Dalam kategori terakhir ini, 376 ribu orang berada di ambang kelaparan tahun lalu. Lebih dari setengahnya tinggal di Somalia, sebuah negara yang mengalami kekeringan dahsyat terkait dengan perubahan iklim. "Tapi pendanaan kemanusiaan untuk memerangi kelaparan dan kekurangan gizi tidak ada artinya jika dibandingkan dengan apa yang dibutuhkan", kata Guterres.Konflik dan Cuaca Ekstrem Picu Kelaparan
"Pada 2022, pendorong utama ini dikaitkan dengan dampak sosial ekonomi covid-19 yang berkepanjangan, efek lanjutan dari perang di Ukraina dan kekeringan berulang serta cuaca ekstrem lainnya."
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
PBB: Sekitar 258 Juta Orang Butuhkan Bantuan Pangan Darurat pada 2022Sekitar 258 juta orang memerlukan bantuan pangan darurat tahun lalu karena konflik, krisis ekonomi dan bencana terkait iklim, kata sebuah laporan PBB. “Lebih dari seperempat miliar orang kini menghadapi tingkat kelaparan yang akut, dan sebagian berada di ambang bencana kelaparan. Itu luar...
Read more »
BPS: Inflasi Lebaran Tahun Ini Lebih Rendah dari 2022Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan inflasi pada Ramadan dan Lebaran 2023 0,33% relatif lebih rendah dibandingkan Lebaran 2022 0,4%.
Read more »
Tingkat Inflasi Lebaran Tahun Ini Lebih Rendah Dibanding Tahun LaluRamadan dan Idulfitri umumnya ditandai dengan peningkatan daya beli masyarakat. Alhasil, harga komoditas, terutama pangan, biasanya akan mengalami inflasi saat momen tersebut tiba Pantauan Badan Pusat Statistik (BPS) di 90 kota menunjukkan bahwa tingkat inflasi bulanan pada April lalu adalah 0,33 persen, naik dari 0,18 persen pada Maret lalu. Sedangkan inflasi tahunan mencapai 4,33 persen, menurun dari 4,97 persen di bulan sebelumnya. Jika dibandingkan dengan momen Lebaran tahun 2022, tingkat inflasi yang terjadi pada tahun ini masih lebih rendah, jika diukur dengan tingkat inflasi bulanan. Saat itu, tepatnya bulan Mei, tingkat inflasi bulanan adalah 0,40 persen. “Lebaran memang berpengaruh terhadap peningkatan permintaan barang dan jasa dan perubahan harga di konsumen. Tetapi kali ini lebih rendah dibandingkan Lebaran 2023,” kata Kepala BPS Margo Yuwono dalam konferensi pers virtual pada Selasa, 2 Mei 2023. Inflasi yang lebih rendah pada momen Lebaran tahun ini disebabkan penurunan andil inflasi dari kelompok pangan. Pada April lalu, kelompok makanan, minuman, dan tembakau memberi andil inflasi sebesar 0,09 persen, sedangkan pada Mei 2022 andilnya mencapai 0,20 persen. Hal ini sejalan dengan penjelasan Margo. Ia mengatakan bahwa pasokan komoditas hortikultura tahun ini relatif terjaga karena ditopang oleh aktivitas panen sepanjang Maret sampai April 2023. Hal ini tercermin dari deflasi cabai merah dan cabai rawit yang meredam tingkat inflasi umum. Kemudian, kenaikan beberapa komoditas pangan pada April 2023 relatif lebih rendah dibandingkan momen Lebaran pada tahun-tahun sebelumnya. Sumbangan terbesar pada inflasi Lebaran tahun ini berasal dari kelompok transportasi, yakni sebesar 0,11 persen. Kenaikan inflasi kelompok transportasi merupakan konsekuensi dari mobilitas mudik masyarakat yang membludak untuk menyambut Lebaran.
Read more »
Abadikan Persiapan ASEAN Para Games 2022, Fotografer Indonesia Rebut Penghargaan InternasionalASEAN Para Games 2022 berlangsung di Solo pada 30 Juli hingga 6 Agustus 2022.
Read more »
Kepala BPS: Inflasi Lebaran 2023 Relatif Rendah, Ada Apa?Inflasi pada Ramadan dan Lebaran 2023 ini relatif lebih rendah dibandingkan Lebaran 2022.
Read more »
Alasan LKPJ Gubernur Jatim Akhir Tahun 2022 Belum Memenuhi Kaidah PermendagriPasalnya, penilaian capaian indikator kinerja utama (IKU) tidak didasarkan dari perbandingan antara target dan realisasi capaian pembangunan tahun 2022,
Read more »