Studi: COVID-19 Tingkatkan Risiko Gangguan Mental Secara Signifikan Internasional
Dunia Pandemi Virus Corona WowKeren - Penelitian masih terus dilakukan terkait COVID-19. Sejak merebak menjadi pandemi dua tahun lalu, virus ini boleh dibilang masih misterius bahkan asal-muasalnya pun hingga kini masih menjadi perdebatan.
"Tampaknya ada kelebihan diagnosa kesehatan mental dalam beberapa bulan setelah COVID-19," kata Paul Harrison, seorang profesor psikiatri di Universitas Oxford. Meskipun ini bukan epidemi kecemasan dan depresi, Harrison mengatakan bahwa ini bukan masalah sepele. WowKeren - Penelitian masih terus dilakukan terkait COVID-19. Sejak merebak menjadi pandemi dua tahun lalu, virus ini boleh dibilang masih misterius bahkan asal-muasalnya pun hingga kini masih menjadi perdebatan.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
El Barack Anak Jessica Iskandar Positif Covid-19, Ketahui Daftar Gejala Covid-19 pada AnakGejala Covid-19 pada anak bisa meliputi demam, gangguan pernapasan, nyeri sendi, sakit perut, hingga berkurangnya nafsu makan.
Read more »
109 Nakes Positif Covid-19, Tangsel Gelar Vaksinasi Covid-19 door to door Lewat Ngider SehatIa mengungkapkan, kasus harian Covid-19 di Kota Tangerang Selatan cukup tinggi saat ini sudah mencapai 2.000 kasus.
Read more »
Studi: COVID-19 Tingkatkan Risiko Kesehatan MentalCOVID-19 dikaitkan dengan peningkatan risiko gangguan kesehatan mental, termasuk kecemasan, depresi, penggunaan narkoba, dan gangguan tidur.
Read more »
Freeport tingkatkan pelacakan kontak sikapi lonjakan COVID-19Manajemen PT Freeport Indonesia bersama Satgas Penanganan COVID-19 di lingkungan perusahaan pertambangan itu meningkatkan pelacakan kontak erat dan ...
Read more »
Orang Sakit Jantung Rentan Lebih Parah saat Terinfeksi Covid-19Infeksi Covid-19 dapat menyebabkan masalah yang serius pada orang dengan sakit jantung. Risiko Covid-19 meningkat 69 persen pada orang sakit jantung.
Read more »