Sri Mulyani Ungkap Pertumbuhan Ekonomi Semester II/2022 Bisa 'Nyungsep' Lebih Dalam dari 3,6 Persen
Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai bahwa terdapat potensi tekanan terhadap perekonomian paruh kedua tahun ini, sehingga menurutnya pertumbuhan ekonomi pada semester II/2022 bisa lebih rendah dari 3,6 persen.
Dia menyebut bahwa tingginya harga komoditas menjadi salah satu tekanan besar terhadap perekonomian global, tak terkecuali Indonesia. Kenaikan inflasi pun membayangi perekonomian, sehingga International Monetary Fund menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi secara global. Indonesia mencatatkan pertumbuhan ekonomi 3,51 persen pada kuartal III/2021 dan 5,02 persen pada kuartal IV/2021. Pulihnya aktivitas ekonomi dari dampak pandemi Covid-19 menjadi modal besar untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi semester II/2022, tetapi tekanan harga komoditas dan inflasi ternyata menjadi kendala.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Sri Mulyani Prediksi Ekonomi Negara ASEAN+3 Tumbuh 4,7 Persen |Republika OnlineSri Mulyani menyebut inflasi inti kawasan Negara ASEAN+3 capai 3,5 persen
Read more »
Sri Mulyani Siap Naikkan Tarif Listrik Orang Kaya | Ekonomi - Bisnis.comSri Mulyani menegaskan bahwa kenaikan tarif listrik segmen 3.000 VA ke atas dapat menjaga keadilan dan berbagi beban.
Read more »
Deretan Hal Ini Bisa Ganggu Pemulihan Ekonomi RI, Sri Mulyani Was-wasMenkeu Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, kekhawatiran apa saja soal kondisi global yang bisa mengganggu momentum pemulihan ekonomi. Menteri Keuangan (Menkeu)...
Read more »
Kata Bupati Klaten Sri Mulyani Soal Izin Lepas Masker di Tempat TerbukaBupati Klaten, Sri Mulyani, merespons kebijakan pemerintah pusat dalam hal ini Presiden Joko Widodo perihal pelonggaran pemakaian masker di area terbuka mulai hari ini, Rabu (18/5/2022).
Read more »
Sri Mulyani: Defisit APBN 2022 diturunkan jadi 4,5 persen PDBMenteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022 akan diturunkan menjadi 4,5 persen terhadap produk ...
Read more »
Subsidi Energi Bengkak, Sri Mulyani Ajukan Tambahan Belanja Jadi Rp 3.106 TPemerintah mengajukan perubahan belanja dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2022 ke Badan Anggaran (Banggar) DPR RI.
Read more »