Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa pembiayaan utang pemerintah mengalami penurunan yang sangat tajam per Oktober 2022.
Bagikan A- A+ Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa pembiayaan belanja pemerintah dari utang mengalami penurunan yang sangat tajam per Oktober 2022.
Dia menjelaskan, total pembiayaan utang hingga 31 Oktober 2022 tercatat mencapai Rp506,0 triliun. Jumlah tersebut menurun jauh dari realisasi pada Oktober 2021 yang mencapai Rp646,0 triliun. “Kita berharap tren ini masih akan bisa kita jaga supaya konsolidasi fiskal bisa terus berjalan,” kata Sri Mulyani.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Tarik Utang Rp 506 T hingga Oktober 2022, Sri Mulyani: Turun Sangat TajamPemerintah telah menarik utang sebesar Rp506 triliun hingga akhir Oktober 2022. Jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, realisasi utang pemerintah turun sebesar 21,7%.
Read more »
Sri Mulyani sebut belanja negara terserap 75,7 persen per Oktober 2022Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan belanja negara telah terserap Rp2.351,1 triliun hingga Oktober 2022, atau 75,7 persen dari target tahun ini ...
Read more »
Siap-Siap! Sri Mulyani Pastikan BLT BBM Cair di DesemberMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan penyaluran BLT BBM akan dilakukan Desember 2022.
Read more »
Asyik! BLT BBM Bakal Cair Lagi pada Desember, Ini Cara Cek PenerimaMenteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan pemerintah masih akan menyalurkan BLT BBM pada periode Desember 2022.
Read more »
Sri Mulyani sebut APBN catat defisit Rp169,5 triliun per OktoberAPBN catat defisit sebesar Rp169,5 triliun atau 0,91 persen dari PDB per Oktober 2022. Defisit itu terjadi akibat realisasi belanja negara yang sedikit lebih besar dibanding pendapatan negara.
Read more »
Sri Mulyani: Pendapatan negara melonjak 44,5 persen per OktoberMeningkat! Realisasi pendapatan negara mencapai Rp2.181,6 triliun hingga Oktober 2022 dari target APBN Rp2.266,2 triliun atau melonjak 44,5 persen dibandingkan periode sama tahun lalu Rp1.510,2 triliun.
Read more »