Kemenkeu mencatat realisasi belanja negara hingga akhir Oktober 2022 sebesar Rp2.351,1 triliun atau 75,7% dari APBN. Sudah digunakan untuk apa saja?
Kementerian Keuangan mencatat realisasi"Ini adalah 75,7% dari total belanja yang sudah ada di Undang-undang APBN," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers APBN KITA, Kamis .
Sri Mulyani merinci, untuk belanja kementerian dan lembaga sebesar Rp 754,1 triliun atau 79,7% dari alokasi."Baik itu untuk belanja gaji, belanja-belanja barang, bantuan sosial maupun dari sisi belanja modal seperti peralatan mesin," ujarnya.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Jokowi Sudah Habiskan APBN 2022 Rp2.351 T, Masih Sisa Rp755 TMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, hingga Oktober 2022 belanja negara sudah terealisasi Rp 2.351,1 triliun.
Read more »
Oktober 2022, APBN Catatkan Defisit Rp169 TriliunOktober 2022, APBN Catatkan Defisit Rp169 Triliun. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, realisasi defisit tersebut masih jauh lebih rendah dari yang ditargetkan dalam APBN 2022.
Read more »
Sri Mulyani sebut APBN catat defisit Rp169,5 triliun per OktoberAPBN catat defisit sebesar Rp169,5 triliun atau 0,91 persen dari PDB per Oktober 2022. Defisit itu terjadi akibat realisasi belanja negara yang sedikit lebih besar dibanding pendapatan negara.
Read more »
Sri Mulyani sebut belanja negara terserap 75,7 persen per Oktober 2022Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan belanja negara telah terserap Rp2.351,1 triliun hingga Oktober 2022, atau 75,7 persen dari target tahun ini ...
Read more »
Sri Mulyani Bantah 'Eman-eman' Duit NegaraKemenkeu membantah pihaknya melakukan upaya menahan belanja.
Read more »
Percepat Eksplorasi, SKK Migas-Kemenkeu Sinergikan Data HuluPemerintah berupaya mengopatimalkan aset negara di sektor hulu migas. Pengelolaan aset itu disinergikan dengan penyatuan data antara SKK Migas dan Kemenkeu.
Read more »