Menko PMK Muhadjir Effendy meminta BPOM melakukan uji petik terhadap produksi obat sirup. MenkoPMK
jatim.jpnn.com, SURABAYA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meminta pengawasan terhadap bahan baku impor yang digunakan untuk memproduksi obat-obatan sirup.
Muhadjir beranggapan bahwa ada kemungkinan bahan baku obat-obatan sirup yang dikaitkan dengan gagal ginjal akut kepada anak berasal dari impor. BPOM diminta segera bertindak dalam mengawasinya. Menurut dia, BPOM harus melakukan uji petik setiap produksi dari pabrik per batch karena tidak bisa disetujui dalam sekali uji.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Menko PMK Sebut Pemerintah Temukan 4 Bahan Penolong Gagal Ginjal AkutMenko PMK Muhadjir Effendy menyebut pemerintah telah menemukan 4 bahan penolong untuk gagal ginjal akut. Ia mengungkapkan hal ini saat di Surabaya.
Read more »
Pemerintah Tanggung Biaya Pengobatan, Tetap Gratis Meski Bukan KLBMenteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memastikan biaya pengobatan pasien gagal ginjal akut seluruhnya akan ditanggung pemerintah.
Read more »
Menko Marves Tegaskan Jangan Ada Konflik Politik di Pilpres 2024, Luhut: Ganggu Investasi ke IndonesiaMenko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan berpesan kepada seluruh partai politik hingga jajaran kadernya agar tidak membuat kekacauan.
Read more »
Menko Airlangga Bahas KTT G20 Bersama Masyarakat Indonesia di New York |Republika OnlineAirlangga menyampaikan pemerintah telah menyediakan Kartu Prakerja.
Read more »
China Bakal Garap Kereta Cepat Jakarta-Surabaya? Ini Kode Keras LuhutMenko Kemaritiman dan Investasi memberikan kode soal calon investor kereta cepat Jakarta-Surabaya.
Read more »
Sudah Molor 4 Tahun, Luhut Kali Ini Yakin Kereta Cepat Selesai di 2023Menko Marves Luhut yakin proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung akan selesai pada Juni 2022.
Read more »