Kartini Muljadi kini menjadi salah satu pengusaha tersohor di Tanah Air. Ia bahkan salah satu orang yang menyandang predikat wanita terkaya di Indonesia.
Forbes mencatat, kekayaan Kartini Muljadi dan keluarga sebanyak US$ 695 juta atau setara dengan Rp 10,77 triliun . Pada tahun lalu, Kartini Muljadi berada di peringkat 50 orang terkaya di Indonesia.
Kartini sempat kuliah di perguruan tinggi Surabaya dan Yogyakarta, kemudian pindah ke Jakarta untuk masuk Fakultas Hukum dan Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan Universitas Indonesia. Di sela-sela kuliahnya, Kartini bekerja di Perhimpunan Sosial Tjandra Naya yang maksud tujuannya adalah menyelenggarakan pendidikan serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang kurang mampu.
Pada saat Kartini memulai tugasnya di pengadilan, para hakim warga negara Belanda baru mengundurkan diri dan digantikan oleh hakim warga negara Indonesia. Setelah suaminya yang bernama Djojo Muljadi yang semasa hidupnya bekerja sebagai notaris meninggal dunia dalam tahun 1973, Kartini mengundurkan diri sebagai hakim. Hal itu karena ia merasa pendapatannya sebagai hakim yang berstatus Pegawai Negeri Sipil tidak cukup untuk membiayai keluarganya.
Tahun 1990, setelah mengundurkan diri lebih dini dari jabatannya sebagai notaris, Kartini mendirikan kantor pengacara dan konsultan hukum dengan nama Kartini Muljadi & Rekan. Kantor hukumnya pun berkembang pesat, tidak hanya perusahaan-perusahaan besar nasional namun juga perusahaan multinasional yang menjadi langganannya. Perusahaannya Kartini Muljadi & Rekan adalah sebuah firma hukum perusahaan dan komersial Indonesia yang terkenal.