Hingga Juli 2021, total investor ritel Bahana TCW mencapai 82.678 investor.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anak usaha holding BUMN asuransi dan penjaminan, PT Bahana TCW Investment Management , membukukan kinerja positif sepanjang semester pertama 2021. Hal ini tercermin dari dana kelolaan atau asset under management reksa dana perusahaan per Juli 2021 yang mencapai Rp 43,41 triliun.
Dari sisi perkembangan investor ritel baik melalui jalur distribusi bank dan nonbank juga menunjukkan pertumbuhan yang positif. Hingga Juli 2021, total investor ritel Bahana TCW mencapai 82.678 investor meningkat 50,55 persen dibanding total pada bulan Juli 2020 yaitu 54.915 investor. "Hal ini yang akan kami tingkatkan terus menerus untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan investasi," tambah Rukmi.
Menurut Rukmi, tata kelola yang baik, sesuai dengan prinsip kehati-hatian akan membawa dampak positif pada dana kelolaan. Dengan demikian perusahaan dapat mendorong peningkatan kinerja industri nasional serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap industri keuangan secara keseluruhan.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Sektor ESDM Sumbang PNBP Rp 83,14 T hingga Juli 2021, SDA Migas TerbesarSektor ESDM menyumbang PNBP mencapai Rp 83,14 triliun atau 68,60 persen dari target pada 2021 sebesar Rp 121,20 triliun TempoBisnis
Read more »
Tak Ada Duel Messi vs Barcelona Hingga Akhir 2021Lionel Messi tidak akan menjalani reuni dengan Barcelona dalam waktu dekat, setidaknya hingga fase grup Liga Champions usai pada akhir tahun.
Read more »
Serapan Anggaran PC-PEN 2021 Capai 43,9% hingga 20 AgustusSuahasil menegaskan, pemerintah terus mendorong percepatan realisasi anggaran penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PC-PEN).
Read more »
Realisasi Anggaran PEN Capai Rp 326,75 Triliun hingga 20 Agustus 2021Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan secara keseluruhan realisasi anggaran PEN mencapai Rp 326,75 triliun hingga 20 Agustus 2021. TempoBisnis
Read more »
Sri Mulyani Defisit APBN Rp 336,9 T hingga Juli 2021Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara mengalami defisit Rp 336,9 triliun hingga Juli 2021. TempoBisnis
Read more »