Sementara Ribuan Orang Bergegas Tinggalkan Afghanistan, Sebagian Ingin Kembali

South Africa News News

Sementara Ribuan Orang Bergegas Tinggalkan Afghanistan, Sebagian Ingin Kembali
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 voaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 30 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 15%
  • Publisher: 63%

Ribuan orang berusaha keras lari meninggalkan Afghanistan, namun sejumlah keluarga pengungsi Afghanistan ingin kembali ke tanah air mereka. Mereka percaya, Taliban akan membawa stabilitas ke negara mereka yang dicabik-cabik perang itu.

Di dalam truk-truk penuh karpet, seprai dan selimut, baju dan bahkan kambing, sekitar 200 pengungsi Afghanistan menunggu untuk kembali pulang dari Pakistan ke arah Spin Boldak di bagian selatan negara mereka.

“Kami beremigrasi dari Afghanistan selama pengeboman dan masa-masa sulit, sewaktu Muslim dalam kesusahan, sekarang alhamdulillah, situasinya normal. Jadi kami akan kembali ke Afghanistan,” kata Molavi Shaib kepada AFP sewaktu menunggu di perbatasan. Sementara banyak orang berusaha melarikan diri dari pemerintahan Taliban, Pakistan meningkatkan keamanan di perbatasannya, membuat proses pengungsian semakin ketat.

Para pengungsi Afghanistan telah lama mengeluh karena merasa tidak diterima dengan baik, dengan mendapat hanya sedikit akses ke lapangan kerja dan hak kewarganegaraan.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

voaindonesia /  🏆 15. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Ribuan Kasus Covid Dikaitkan dengan Festival Musik di InggrisRibuan Kasus Covid Dikaitkan dengan Festival Musik di InggrisSetidaknya 4.700 kasus baru Covid-19 di Inggris dikaitkan dengan gelaran festival musik Boardmasters 2021 di Cornwall.
Read more »

Dampak perubahan iklim: Ribuan warga Madagaskar yang kelaparan makan daun kaktus dan serangga - BBC News IndonesiaDampak perubahan iklim: Ribuan warga Madagaskar yang kelaparan makan daun kaktus dan serangga - BBC News Indonesia'Saya membersihkan serangga ini sebisa mungkin, tapi sudah hampir tidak ada air.,' kata seorang ibu di Madagaskar, negara pertama yang menghadapi ancaman wabah kelaparan karena perubahan iklim.
Read more »

KPK Lelang Ribuan Meter Tanah dan Bangunan Milik Mantan Bupati Lampung UtaraKPK Lelang Ribuan Meter Tanah dan Bangunan Milik Mantan Bupati Lampung UtaraKPK bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) melelang ribuan meter tanah beserta bangunannya di daerah Lampung. Komisi Pemberantasan...
Read more »

Kemendikbudristek dan Microsoft Siapkan Ribuan Talenta DigitalKemendikbudristek dan Microsoft Siapkan Ribuan Talenta DigitalKementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi bersama Microsoft pada Kamis (26/8) meluncurkan program Studi Independen Bersertifikat (SIB) guna menyiapkan 1.121 mahasiswa dari 235 kampus di Indonesia memiliki kompetensi atau talenta digital.
Read more »

Taliban Berkuasa, Ratusan Pengungsi Afghanistan Ingin PulangTaliban Berkuasa, Ratusan Pengungsi Afghanistan Ingin PulangDi saat banyak orang berbondong-bondong meninggalkan Afghanistan, sekitar 200 pengungsi Afghanistan di Pakistan ingin kembali ke tanah air mereka.
Read more »



Render Time: 2025-04-04 23:56:30