Sekapur Sirih: Masa Depan Industri Televisi Indonesia

South Africa News News

Sekapur Sirih: Masa Depan Industri Televisi Indonesia
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 mediaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 69 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 31%
  • Publisher: 92%

Pada 2021, Google, Meta (sebelumnya Facebook), dan Amazon, telah mengambil lebih dari 74% dari pengeluaran iklan global.

Konsumsi televisi di Indonesia hampir sebangun dengan konsumsi televisi dunia. Hampir setiap rumah tangga memiliki satu set televisi, ada sekitar 45 juta rumah tangga di Indonesia saat ini.

Sementara kaum muda sangat jarang menonton televisi- mereka menggunakan layar televisi seperti menggunakan smartphone, Ipad dan laptopnya untuk menonton segala jenis format video yang diinginkan melalui ketersambungan jaringan Internet. Tentunya bagi kita klaim Nielsen tersebut sangat bias dan tendensius, kenyataannya belanja iklan justru berpindah dari stasiun televisi ke para raksasa teknologi seperti Google, Youtube, Facebook, Instagram dan menyusul Tiktok.

Negara yang berpopulasi banyak, negara yang mempunyai tingkat resiliensi rendah, negara yang tidak membangun ketahanan diri, negara bukan produsen, negara yang selalu ketinggalan antisipasi regulasi atas zaman yang berubah seperti Indonesia merupakan sasaran dan korban empuk dari gelombang disrupsi digital.

Regulasi ternyata absen mengantisipasi disrupsi di industri media ini, media konvensional harus mengikuti regulasi ketat. Televisi ada KPI. Media cetak ada Podcasters juga tidak memedulikan aturan untuk mengambil, menggunakan konten dari konten media konvensional, mengubah, memodifikasi, memberikan ulasan mendapat banyak Iklan sementara media konvensional terbelenggu situasi biaya mahal dan minim iklan.

Aneh tapi nyata konten lokal Indonesia yang dibuat dan ditonton oleh orang Indonesia namun dikapitalisasi oleh pihak luar di luar jurisdiksi Indonesia.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

mediaindonesia /  🏆 2. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Bank Nagari Bukukan Aset Rp27,98 Triliun pada 2021, Tumbuh 9,4 Persen | Finansial - Bisnis.comBank Nagari Bukukan Aset Rp27,98 Triliun pada 2021, Tumbuh 9,4 Persen | Finansial - Bisnis.comBank milik pemerintah daerah yang berada di Sumatra Barat tersebut telah menyalurkan kredit sebesar Rp18,91 triliun, naik 5,28 persen year on year/yoy.
Read more »

Harga Komoditas Naik, Laba Charoen Pokphand (CPIN) Terkoreksi pada 2021 | Market - Bisnis.comHarga Komoditas Naik, Laba Charoen Pokphand (CPIN) Terkoreksi pada 2021 | Market - Bisnis.comLaba bersih CPIN terkoreksi 5,77 persen YoY dari Rp3,84 triliun pada 2020 menjadi Rp3,62 triliun pada 2021.
Read more »

Legenda Real Madrid: IYC 2021 Bisa Bikin Timnas Indonesia Lebih BaikLegenda Real Madrid: IYC 2021 Bisa Bikin Timnas Indonesia Lebih BaikLegenda Real Madrid, Michel Salgado yang bertindak sebagai promotor IYC 2021 menyebut kedatangan Barcelona dan Atletico hal positif untuk Timnas Indonesia.
Read more »

KOI Usulkan Anggaran SEA Games 2021 Sekitar Rp 52 MiliarKOI Usulkan Anggaran SEA Games 2021 Sekitar Rp 52 MiliarKOI mengajukan usulan anggaran kontingen Indonesia menuju SEA Games 2021 sekitar Rp 52 miliar. Angka itu menyesuaikan jumlah kontingen Indonesia.
Read more »

Tak Lagi Rugi, PTPN Group Untung Rp 5,7 Triliun sepanjang 2021Tak Lagi Rugi, PTPN Group Untung Rp 5,7 Triliun sepanjang 2021Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) telah menorehkan sejarah atas capaian kinerja keuangannya yang sangat membanggakan.
Read more »



Render Time: 2025-04-06 19:35:23