Di bawah ini terdapat cerita sejarah Ki Ageng Makukuhan, yang makamnya terdapat di puncak Gunung Sumbing.
Dengan cara yang santun dan memberikan manfaat langsung, banyak warga yang bersimpati dan mengikuti ajaran dia. Sehingga dalam waktu singkat dia mendapatkan banyak pengikut, nama Ki Ageng Makukuhan makin disegani sebagai pemimpin agama yang juga mengajarkan pertanian.
Oleh para pengikutnya, dia mendapat julukan Ki Ageng Kedu, atau juga sering disebut dengan nama aslinya, Ki Ageng Ma Kuw Kwan, namun lebih mudah dengan menyebut Ki Ageng Makukuhan.Di Desa Kedu, Kecamatan Kedu, Temanggung, juga terdapat petilasan Ki Ageng Makukuhan yang dibangun oleh pemerintah. Petilasan ini ramai dikunjungi peziarah pada momen-momen tertentu untuk mengenang sosok bersejarah di Temanggung tersebut. Sementara itu, makamnya berada di puncak Gunung Sumbing.
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram"Solopos.com Berita Terkini". Klik linkSolopos.com Berita Terkini
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Makamnya Ada di Puncak Gunung Sumbing, Siapa Ki Ageng Makukuhan?Dimakamkan di puncak Gunung Sumbing, siapa sebenarnya Ki Ageng Makukuhan? Berikut ini cerita sejarahnya.
Read more »
Makamnya Ada di Puncak Gunung Sumbing, Siapa Ki Ageng Makukuhan?Dimakamkan di puncak Gunung Sumbing, siapa sebenarnya Ki Ageng Makukuhan? Berikut ini cerita sejarahnya.
Read more »
Ada Makam di Puncak Gunung Sumbing, Milik Siapa?Terdapat makam di puncak Gunung Sumbing yang berada di Jawa Tengah. Kira-kira milik siapa makam tersebut?
Read more »
Terakhir Meletus 1730, Gunung Sumbing Ternyata Masih AktifGunung Sumbing yang terletak di Magelang, Wonosobo, dan Temanggung, Jawa Tengah, ternyata masih aktif. Terakhir meletus 1730.
Read more »
Viral di Jogja dalam Sepekan, di Jalan Paris Kena Klitih, ke Gumuk Pasir Ditagih Rp 100 RibuAda banyak berita yang menarik perhatian masyarakat di Jogja selama sepekan ini. Ada isu tentang klitih hingga tarif Gumuk Pasir yang dianggap tidak wajar. beritaviraldijogja
Read more »