Sebut Putin sebagai Rezim Pembunuh, Tokoh Oposisi Rusia Didakwa 25 Tahun Penjara TempoDunia
TEMPO.CO, Jakarta - Jaksa Rusia pada Kamis meminta hukuman penjara 25 tahun untuk politisi oposisi Vladimir Kara-Murza, yang diadili di pengadilan tertutup dengan tuduhan termasuk pengkhianatan, kata pengacaranya.Pria berusia 41 tahun itu adalah salah satu dari sejumlah kecil tokoh oposisi terkemuka yang tetap tinggal di Rusia dan terus berbicara menentang Presiden Vladimir Putin setelah Rusia menginvasi Ukraina pada Februari 2022.
Kara-Murza juga dituduh terlibat dengan 'organisasi yang tidak diinginkan' atas dugaan hubungannya dengan dua forum oposisi berbasis asing.Dalam sebuah pernyataan pada 13 Maret, dia mengatakan akan melawan semua tuduhan, dengan mengatakan itu didasarkan pada 'balas dendam politik.' Dia membandingkan kata-kata mereka dengan yang digunakan oleh polisi rahasia NKVD Stalin pada 1930-an, ketika kakek Kara-Murza dikirim ke kamp penjara Gulag di timur jauh Rusia.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
'Senjata Kiamat' Putin Segera Diluncurkan Rusia, Operasi 2024Rusia saat ini sedang mengembangkan senjata berkemampuan nuklir terbaru. Senjata ini bahkan digadang-gadang sebagai 'senjata kiamat' karena daya hancurnya.
Read more »
Menlu Lavrov Sebut Rusia dan Amerika dalam Fase PerangMenteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov pada Rabu mengatakan bahwa Rusia dan Amerika Serikat (AS) saat ini berada di fase perang yang memanas
Read more »
Swiatek Sebut Tenis telah Lewatkan Kesempatan Larang Tampil Petenis Rusia dan BelarusPetenis Polandia berusia 21 tahun itu telah menjadi pendukung setia para pemain Ukraina yang mengkritik WTA karena tidak berbuat cukup untuk mendukung mereka.
Read more »
Perang Nuklir Makin Nyata & Ngeri! Putin Beri Sinyal BaruPresiden Rusia Vladimir Putin memberikan sinyal baru atas perang nuklir
Read more »
Perang Rusia Vs Ukraina: Serangan Rusia di Donetsk Oblast Tewaskan 6 orangSerangan Rusia di Oblast Donetsk menewaskan enam warga sipil dan melukai tujuh lainnya pada Selasa (4/4/2023).
Read more »
5 Pemain Chelsea Sisa Rezim Frank Lampard yang Masih BertahanFrank Lampard kabarnya akan kembali melatih Chelsea sebagai interim sampai akhir musim. Rupanya, ada lima pemain yang sempat ia latih masih bertahan.
Read more »