Wakil Wali Kota Medan memberikan penjelasan atas penyataannya yang dianggap kontroversial.
Dia menyebutkan saat ini adalah era pemusnahan peradaban dan dalam 20 tahun ke depan orang non-Aulia menyampaikan itu saat memberikan sambutan buka puasa bersama dengan tokoh masyarakat Kabupaten Asahan di salah satu cafe di Kota Medan, Minggu .
Jika tidak dilakukan salah satu dampak terbesarnya pada 20 tahun ke depan Kota Medan akan dipimpin Wali Kota non pribumi. Kata Aulia ada aktor intelektual yang mencoba menghilangkan peradaban multi etnis di Kota Medan. Mereka menyasar warga yang kondisi ekonominya menegah ke bawah.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
3 Tahun Berturut-turut Depok Jadi Kota Intoleran, Wali Kota: Tidak Sesuai RealitaUntuk ketiga kalinya atau 3 tahun berturut survei Setara Institute menyebutkan Depok menjadi kota yang Intoleran.
Read more »
Wali Kota Klaim Depok Kota Toleran, Sebut Buktinya Tak Ada Perkelahian Antar SukuWali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, Pemerintah Kota Depok melalui Kesabangpol Kota Depok bersama akademisi Universitas Indonesia, telah melakukan survei pada 2022.
Read more »
Aparatur Kewilayahan Harus Responsif terhadap Aduan WargaWakil Wali Kota Medan Aulia Rachman, meminta seluruh aparatur di lingkungan Pemko Medan yang ada di kewilayahan, untuk merespons dengan cepat seluruh aduan yang disampaikan warga.
Read more »
Pengaduan LPJU Capai 6.066 Laporan, 5.786 Kasus Telah DitindaklanjutiAnggota Komisi 4 DPRD Medan, Dedy Aksyari Nasution, memberikan apresiasi kepada Pemko Medan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan yang telah membuka layanan pengaduan gangguan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU).
Read more »
Wali Kota Semarang: ASN Jangan Gunakan Mobil Dinas untuk MudikWali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu secara tegas melarang jajaran aparatur sipil negara (ASN) agar tidak menggunakan mobil dinas untuk mudik Lebaran
Read more »