Pembantaian kembali dilakukan kelompok teroris yang ada di Papua. Kali ini, mereka menembak mati warga sipil bernama Habel Halenti. KKBdiPapua
jpnn.com, PUNCAK - Kelompok kriminal bersenjata yang dicap sebagai teroris kembali melakukan aksi pembantaian terhadap warga sipil di Papua. Kali ini, mereka menembak mati seorang warga bernama Habel Halenti, 30. Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal mengatakan, penembakan terjadi di Kampung Eromaga Distrik Omukia Kabupaten Puncak, pada pukul 12.30 WIT, Kamis .
Baca Juga: Saat itu korban menggunakan mobil dinas milik Pemda Puncak jenis pikap warna putih untuk mengangkut babi. Namun, di perjalanan mereka ditodongkan senjata api oleh KKB yang berjumlah dua orang. “Korban sempat berteriak ampun komandan, namun langsung ditembak oleh salah satu KKB yang menodongkan senpi sebanyak satu kali,” ujar Kamal.Baca Juga: Setelah KKB menembak korban, rekan korban yakni Muh Alif langsung melarikan diri menuju Polsek Ilaga guna melaporkan kejadian tersebut.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Kabaintelkam Ungkap Ada Remaja Jadi Informan Kelompok Kekerasan di PapuaKabaintelkam Polri, Komjen Paulus Waterpauw mengungkap ada remaja yang menjadi informan kelompok kekerasan di Papua.
Read more »
Nagita Slavina Jadi Duta PON Papua, Arie Kriting Usul IniArie Kriting mengomentari pemberitaan mengenai Nagita Slavina yang dipilih sebagai Duta Pekan Olahraga Nasional XX atau PON Papua. TempoSeleb
Read more »
Arie Kriting Protes Nagita Slavina Ditunjuk Jadi Duta PON XX PapuaIa merasa bahwa Duta PON XX Papua seharusnya direpresentasikan oleh perempuan yang memang berasal dari Papua.
Read more »
Polisi Usut Dugaan Korupsi Dana Covid di Papua untuk PilkadaPolda Papua sejauh ini telah menahan pejabat di Pemkab Mamberamo Raya, Papua diduga korupsi dana Covid-19 Rp3,1 miliar.
Read more »
Nadiem dan Budi Gunadi Absen Rapat, Pansus RUU Otsus Papua Mengadu ke IstanaKetua Panitia Khusus Rancangan Undang-undang Otonomi Khusus Papua, Komarudin Watubun mengatakan para menteri yang ditugasi Presiden semestinya hadir jika diundang dalam rapat Pansus RUU Otsus Papua. TempoNasional
Read more »