Satgas IDI menilai pelaku perjalanan Jawa-Bali wajib PCR karena arusnya sedang tinggi
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polymerase chain reaction menjadi pengujian yang dinilai paling sensitif dan efektif untuk digunakan di masa pandemi Covid-19, kata seorang pakar kesehatan Ikatan Dokter Indonesia .
PCR bahkan lebih akurat dibandingkan alat tes lainnya seperti antigen, G-Nose maupun antibodi."Kita pernah pakai antibodi, ternyata tidak benar kemudian kita hapus nggak boleh lagi," katanya. "Kita pernah pakai G-Nose yang murah meriah dan bagus. Ternyata laporannya menunjukkan amat tidak bagus, jadi kita hilangkan," katanya.
Zubairi mengatakan tes antigen saat ini sudah diperbolehkan untuk pelaku perjalan udara luar Pulau Jawa-Bali dengan pertimbangan jumlah orang yang melakukan perjalanan tidak lebih banyak dari tujuan daerah di Jawa Bali.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Satgas IDI: PCR 'gold standard' alat tes COVID-19Polymerase chain reaction (PCR) menjadi pengujian yang dinilai paling sensitif dan efektif untuk digunakan di masa pandemi COVID-19, kata seorang pakar ...
Read more »
Aturan Satgas Terbaru, Naik Pesawat Luar Jawa-Bali Berlaku PCR 3x24 JamTes PCR 3x24 jam berlaku bagi penumpang pesawat luar Jawa-Bali
Read more »
Satgas Covid-19 Beberkan Faktor Pengaruhi Lamanya Hasil Tes PCRJuru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan tes PCR memakan proses panjang sehingga butuh waktu yang tidak sebentar. Juru Bicara...
Read more »
Satgas Covid-19 Jelaskan Alasan Pemerintah Wajibkan Penumpang Pesawat Tes PCR - Tribunnews.comPemerintah kembali melakukan pengubahan aturan bagi perjalanan dalam negeri terutama transportasi udara.
Read more »
IDI Dukung Aturan Antigen Penerbangan Luar Jawa Bali |Republika OnlineIDI beralasan penerbangan luar Jawa Bali relatif lebih sepi.
Read more »
Selain Satgas 53, Pengawas Eksternal Kejaksaan Perlu DiperkuatMeski memiliki prestasi cukup baik, kerja Kejaksaan dinilai tetap perlu diawasi. Sebab, jaksa yang tersangkut korupsi sebagai bagian dari mafia peradilan, seperti kasus jaksa Pinangki Sirna Malasari, juga masih ada. Polhuk AdadiKompas arya2angga
Read more »