Rusia mengklaim sudah mengurangi jumlah angkatan bersenjata mereka di Ukraina.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Kepala Pertama Staf Umum Rusia, sekaligus Kolonel Jenderal, Sergei Rudskoy yang mengklaim kepada publik kemarin Sabtu .
Oleh karena itu, selanjutnya Rusia akan berfokus untuk mencapai tahap yang paling penting, yaitu mengambil alih Donbas di wilayah Ukraina timur. Hal ini diperkuat dengan pernyataan Rudskoy yang menyebut bahwa 1.351 personel militer telah tewas di Ukraina dan 3.825 terluka. Pejabat AS, NATO dan Ukraina memperkirakan jumlah korban Rusia jauh lebih tinggi.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Indonesia Terimpit Konflik Ukraina Rusia, Joe Biden Minta Ukraina Diundang ke G20 jika Putin DatangAmerika Serikat bahkan berpendapat, Rusia harus dikeluarkan dari ekonomi utama G20. Diketahui sejumlah negara juga tidak setuju jika Rusia ...
Read more »
Rusia Kirim Sinyal Kecilkan Ambisi di Ukraina |Republika OnlineMoskow mengatakan tahapan pertama operasi sudah hampir selesai dan fokus ke Donbas.
Read more »
Zelensky Kobarkan Semangat dan Sebut Ukraina Beri Pukulan Keras ke Rusia, tapi Khawatirkan MariupolPresiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengobarkan semangat kepada rakyatnya bahwa Ukraina telah berikan pukulan keras ke Rusia.
Read more »
Erdogan Tegaskan Turki Tak Akan Beri Sanksi Rusia terkait Invasi UkrainaErdogan menyatakan tidak bisa membiarkan rakyat Turki kedinginan tanpa pasokan gas Rusia.
Read more »
UPDATE Perang Rusia Vs Ukraina: Uni Eropa Serukan Rusia Setop Kejahatan Perang | Kabar24 - Bisnis.comUni Eropa mengatakan invasi ke Ukraina \'sangat melanggar hukum internasional\', dan menyerukan Rusia untuk mengakhiri kejahatan perang.
Read more »
Sebulan Serangan Rusia ke Ukraina, Zelensky Klaim Lebih dari 16.000 Tentara Rusia TewasPresiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan lebih dari 16.000 tentara Rusia tewas sejak serangan dimulai pada 24 Februari 2022.
Read more »