Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Selasa masih berpeluang menguat, dibayangi kekhawatiran terjadinya resesi akibat kenaikan suku bunga global.
Rupiah pagi ini bergerak melemah 14 poin atau 0,1 persen ke posisi 14.571 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya 14.557 per dolar AS.
"Rilis data PMI manufaktur China bulan Mei yang lebih bagus dari proyeksi meskipun masih dalam angka kontraksi, bisa memberikan sentimen positif ke pasar," ujar Ariston dikutip dari Antara, Selasa . Wabah virus corona COVID-19 tidak hanya berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat, namun berdampak pula pada pertumbuhan ekonomi negara. Hal ini berdampak bagi bursa saham dan nilai tukar rupiah.
"Surplus besar neraca perdagangan memberikan buffer untuk rupiah. Wacana pengetatan moneter BI juga membantu menjaga kekuatan rupiah," kata Ariston.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Senin 30 Mei 2022, Dibuka Menguat | Market - Bisnis.comNilai tukar rupiah terpantau menguat pada pembukaan perdagangan akhir pekan ini, Senin (30/5/2021). Penguatan juga terpantau pada mayoritas mata uang lain di kawasan Asia.
Read more »
Rupiah Menguat 45 Poin ke Posisi Rp 14.522 per Dolar ASNilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin pagi, menguat didorong percepatan kenaikan Giro Wajib Minimum (GWM) oleh bank sentral. TempoBisnis
Read more »
Kurs Rupiah Hari Ini MenguatMenguatnya rupiah hari ini didorong percepatan kenaikan Giro Wajib Minimum (GWM) oleh bank sentral.
Read more »
Dolar Kian Menjauhi Rekor Tertinggi Hingga Disalip RupiahKurs rupiah berhasil melibas dolar AS hingga di pertengahan hari ini. Apa pemicunya?
Read more »
Rupiah Lagi Kuat, Tapi Tak Sanggup Libas Dolar AustraliaRupiah sedang kuat di perdagangan awal pekan ini
Read more »