RS Mengaku Bayinya Meninggal Saat Dilahirkan, Polisi Selidiki Mengapa Anggota Tubuh Bayi Tak Lengkap - Tribunnews.com

South Africa News News

RS Mengaku Bayinya Meninggal Saat Dilahirkan, Polisi Selidiki Mengapa Anggota Tubuh Bayi Tak Lengkap - Tribunnews.com
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 tribunnews
  • ⏱ Reading Time:
  • 49 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 23%
  • Publisher: 51%

RS Mengaku Bayinya Meninggal Saat Dilahirkan, Polisi Selidiki Mengapa Anggota Tubuh Bayi Tak Lengkap

Polisi menunjukkan tersangka Ni Putu RS, pelaku pembuang mayat bayi di Banjar Dinas Munduk Tengah, Desa Tista, Kecamatan Busungbiu. - Polisi mengamankan Ni Putu RS , warga asal Banjar Dinas Munduk Tengah.

Di hadapan polisi, Ni Putu RS mengakui jika dirinya lah yang telah melahirkan bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut.AKBP Made Sinar Subawa mengatakan, Ni Putu RS melahirkan bayi tersebut seorang diri di kamar mandi rumahnya, pada Selasa 1 Juni 2021 sekitar pukul 16.30 Wita.Namun karena takut diketahui oleh keluarga lantaran hamil di luar nikah, Ni Putu RS kemudian membungkus mayat bayinya itu dengan sebuah kresek dan dimasukkan ke dalam tas belanja berwarna hijau.

Ni Putu RS dijerat dengan pasal 181 KUHP tentang menyembunyikan atau menghilangkan mayat dengan maksud untuk menyembunyikan kelahiran atau kematian orang, dengan ancaman hukuman penjara paling lama sembilan bulan. Disinggung terkait penyebab hilangnya kedua tangan dari bayi tersebut, AKBP Sinar mengaku masih menunggu hasil autopsi pihak ForensikNamun berdasarkan keterangan tersangka Ni Putu RS, saat dilahirkan anggota tubuh dari bayi malang tersebut dalam keadaan lengkap.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

tribunnews /  🏆 37. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Pria Diduga Gangguan Jiwa Bacok Pamannya di Tangerang, Korban Meninggal di RSPria Diduga Gangguan Jiwa Bacok Pamannya di Tangerang, Korban Meninggal di RSSetelah dibacok, korban dirawat di salah satu rumah sakit. Namun, karena pendarahannya tak kunjung berhenti, korban meninggal di RS.
Read more »

2 Nakes Meninggal Akibat Covid, RS Bangkalan Diusulkan Tutup2 Nakes Meninggal Akibat Covid, RS Bangkalan Diusulkan TutupRSUD Syamrabu Bangkalan diusulkan tutup operasional setelah sejumlah nakes terpapar dan meninggal dunia akibat Covid-19.
Read more »

Terus Bertambah, RS Wisma Atlet Capai 2.669 Pasien Covid-19Terus Bertambah, RS Wisma Atlet Capai 2.669 Pasien Covid-19“Jumlahnya bertambah 79 orang dari hari kemarin. Semula 1.2.590 orang menjadi 2.669,' kata Aris dalam keterangan resminya, Minggu (6/6).
Read more »

10 RS di Surabaya Disiapkan Tampung Pasien Covid Bangkalan10 RS di Surabaya Disiapkan Tampung Pasien Covid BangkalanLonjakan kasus Covid-19 di Bangkalan, Madura, membuat Pemkot Surabaya bersiap menampung limpahan pasien yang tidak tertampung di RSUD Syamrabu Bangkalan.
Read more »

6 RS di Surabaya Disiapkan Tampung Pasien Covid Bangkalan6 RS di Surabaya Disiapkan Tampung Pasien Covid BangkalanLonjakan kasus Covid-19 di Bangkalan, Madura, membuat Pemkot Surabaya bersiap menampung limpahan pasien yang tidak tertampung di RSUD Syamrabu Bangkalan.
Read more »



Render Time: 2025-03-29 08:53:51