Ketua Majelis Syura PKS Salim Segaf menyampaikan pesan tentang krisis keteladanan yang saat ini melanda republik dalam Peringatan Kemerdekaan ke-76 RI di halaman kantor DPP PKS.
Liputan6.com, Jakarta - Dewan Pimpinan Tingkat Pusat Partai Keadilan Sejahtera menggelar upacara peringatan Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia di halaman kantor DPP PKS, Jakarta, Selasa . Acara diikuti seluruh jajaran pengurus pusat, wilayah, daerah, cabang, dan ranting di Indonesia.
Sejatinya, situasi yang seperti saat ini, lanjut Salim, mungkin jauh lebih buruk telah dihadapi oleh para pendiri bangsa. Mantan Presiden dan mantan Wakil Presiden Republik Indonesia sampaikan pesan penting di hari perayaan ulang tahun ke-17 kemerdekan RI. Salim mengingatkan bahwa bangsa ini membutuhkan kolaborasi, bukan segregasi apalagi polarisasi. Jangan sekali-kali membenturkan identitas sesama anak bangsa demi meraih kepentingan kekuasaan.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Sambut HUT RI ke-76 Lewat Sukabumi Berlari 76 Kilometer |Republika OnlineAda tiga orang pelari yang akan berlari sejauh 76 kilometer.
Read more »
HUT Ke-76 RI, MRT Jakarta Sumbang 76 Tabung Oksigen untuk Warga Terdampak PandemiPemberian bantuan tabung oksigen ini merupakan simbol dari semangat untuk terus maju dan bangkit bersama dalam menghadapi krisis kesehatan.
Read more »
Refleksi 76 Tahun Indonesia, Salim Segaf Singgung Krisis Keteladanan dari PemimpinKetua Majelis Syura PKS Salim Segaf Al-Jufri menyebut Indonesia saat ini mengalami krisis keteladanan. Para pemimpin yang seharusnya memberi keteladanan, malah sibuk mengurus diri sendiri dan kelompoknya. SalimSegaf
Read more »
Anne Avantie Ungkap Pesan di Balik Baju Lampung Jokowi di HUT Ke-76 RIPilihan busana Jokowi ini mendapat apresiasi dari desainer Anne Avantie. Ia mengungkap pesan yang tersirat di balik busana Lampung tersebut.
Read more »
Ini Pesan Wali Kota Tangerang Sambut HUT Ke-76 RIOleh sebab itu, pandemi Covid-19, tidak boleh mengurangi esensi dari rasa syukur atas kemerdekaan yang diraih puluhan tahun silam.
Read more »