Putin: Perundingan Damai dengan Ukraina Menemui Jalan Buntu TempoDunia
TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan perundingan damai dengan Ukraina kembali menemui jalan buntu.'Sekarang, persyaratan keamanan adalah satu hal, dan masalah pengaturan hubungan di Krimea, Sevastopol, dan Donbas dikeluarkan dari ruang lingkup perjanjian ini. Artinya, kami kembali ke situasi buntu untuk diri kami sendiri dan untuk semua,' kata Putin dikutip dari CNN pada Selasa, 12 April 2022.
CNN menyatakan melihat secara langsung kuburan massal saat berada di tanah di pinggiran Kiev dan setidaknya 20 mayat terlihat di satu jalan.Sementara itu, seorang penasihat presiden Ukraina mengatakan bahwa negosiasi dengan Rusia masih berlangsung, setelah Vladimir Putin mengeluarkan pernyataan tersebut. 'Negosiasi sangat sulit.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Vladimir Putin Bicara Soal Invasi ke Ukraina: Kami Tidak Punya Pilihan Lain - Pikiran-Rakyat.comKunjungan tersebut menjadi yang pertama sejak Rusia melakukan operasi militer ke Ukraina pada 24 Februari 2022, dilansir dari Al Jazeera.
Read more »
Mantan Pembantu Putin: Embargo Penuh Terhadap Minyak Rusia Bisa Hentikan Perang UkrainaMantan Penasihat Ekonomi Presiden Vladimir Putin, Dr Andrei Illarionov memberikan saran kepada negara-negara Barat tentang bagaimana menghentikan invasi militer...
Read more »
Putin Bertemu Pemimpin Belarus Bahas Ukraina dan SanksiPresiden Rusia Vladimir Putin akan bertemu Presiden Belarus Alexander Lukashenko hari ini untuk membahas situasi di Ukraina dan sanksi yang dijatuhkan oleh negara-negara Barat,
Read more »
Bahas Ukraina, Putin Akan Bertemu Presiden Belarus LukashenkoPresiden Rusia Vladimir Putin akan bertemu Presiden Belarus Alexander Lukashenko pada Rabu (13/4) untuk membahas situasi di Ukraina dan sanksi-sanksi negara Barat
Read more »
Putin Dilaporkan Pecat 150 Agen Intelijen Atas Kegagalan di UkrainaPara perwira yang dipecat semuanya adalah anggota divisi Layanan Kelima FSB, yang bertanggung jawab atas kontra intelijen di negara-negara bekas Uni Soviet, seperti...
Read more »