Putin Buka Suara Kudeta Wagner, Sebut 'Rusia Saling Bunuh'

South Africa News News

Putin Buka Suara Kudeta Wagner, Sebut 'Rusia Saling Bunuh'
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 cnbcindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 75 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 33%
  • Publisher: 74%

Pesiden Rusia Vladimir Putin akhirnya buka suara soal kudeta Wagner. Ia menuding ada negara lain yang menginginkan Rusia 'saling bunuh'.

"Sejak awal peristiwa ini, atas perintah saya, langkah-langkah telah diambil untuk menghindari pertumpahan darah besar-besaran," kata Putin dalam pidato yang disiarkan televisi dikutip"Justru pembunuhan saudara yang diinginkan musuh-musuh Rusia, baik neo-Nazi di Kyiv dan pelindung Barat mereka, dan segala macam pengkhianat nasional. Mereka ingin tentara Rusia saling membunuh," tambahnya lagi.

"Hari ini Anda memiliki kemungkinan untuk terus melayani Rusia dengan menandatangani kontrak dengan kementerian pertahanan atau lembaga penegak hukum lainnya, atau untuk kembali ke keluarga Anda dan orang-orang terdekat... ," katanya.Komentar senada juga dikatakan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov. Secara implisit bahkan ia menyindir Amerika Serikat terkait.

"Tetapi di mana pemerintah tidak mencerminkan kepentingan hegemon dan mengejar kepentingan nasional, dalam kasus tersebut kami melihat berbagai kekuatan yang tidak adil dirangsang [untuk menyerang pihak berwenang]," tambah diplomat itu. "Selama bertahun-tahun, semua upaya kami untuk membawa situasi Ukraina ke penyelesaian politik mendapat tanggapan bahwa Yanukovich meninggalkan negara itu," kata Lavrov.Sebelumnya tentara Wagner yang dipimpin Yevgeny Prigozhin melakukan pemberontakan dengan menguasai kota Rostov-on-Don, Rusia selatan. Ketegangan tengan Kementerian Pertahanan menjadi penyebab.

Untuk pertama kalinya, ia menolak pembenaran inti Putin untuk menyerang Ukraina. Dalam serangkaian rekaman audio berikutnya yang diposting di Telegram, Prigozhin mengatakan"kejahatan" kepemimpinan militer Rusia"harus dihentikan".Pada 24 Juni, Prigozhin mengatakan orang-orangnya telah melintasi perbatasan dari Ukraina ke Rusia dan siap di"sepanjang jalan" melawan militer Rusia. Ia berujar, Wagner telah memasuki kota Rostov-on-Don, Rusia selatan.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

cnbcindonesia /  🏆 7. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Presiden Serbia Puji Putin Berhasil Hentikan Aksi Pemberontak WagnerPresiden Serbia Puji Putin Berhasil Hentikan Aksi Pemberontak WagnerPresiden Serbia Aleksandar Vucic memuji Presiden Rusia Vladimir Putin karena berhasil mengatasi pemberontakan Wagner di Rusia.
Read more »

Bos Grup Wagner Buka Suara Soal Alasan Batal Memberontak ke RusiaGrup Wagner membatalkan pemberontakan dari Rusia. Prigozhin memutuskan menarik pasukannya yang sedang konvoi ke Rusia.
Read more »

Dukung Rusia! Korut Buka Suara Soal 'Kudeta' Tentara WagnerDukung Rusia! Korut Buka Suara Soal 'Kudeta' Tentara WagnerKorea Utara ikut buka suara perihal adanya pemberontakan pasukan bayaran Wagner di Rusia
Read more »

Prigozhin Akhirnya Buka Suara: Kami Melawan karena Wagner akan Dibubarkan, Bukan untuk Dongkel PutinBos kelompok Wagner Yevgeny Prigozhin menjelaskan ia tidak mengincar Putin ketika pasukannya bergerak menuju Moskow, 'Kami tidak mengepung kepemimpinan Rusia.'
Read more »

Dituduh Bohong ke Putin soal Ukraina, Komandan Militer Rusia Desak Hal Ini ke Bos WagnerBos Grub Wagner tuduh Militer Rusia bohongi Putin soal kondisi Ukraina. Komandan Militer Rusia desak untuk tak untungkan Ukraina
Read more »

Batal Kudeta Putin, Pasukan Wagner Akhirnya Bakal Dikontrak Resmi RusiaBatal Kudeta Putin, Pasukan Wagner Akhirnya Bakal Dikontrak Resmi RusiaPasukan Wagner akhirnya batal melakukan kudeta terhadap Presiden Rusia, Vladimir Putin.
Read more »



Render Time: 2025-02-27 13:50:40