Realisasi kebijakan embung untuk Kelompok Petani Mekarjaya di Desa Mekarsari, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten, telah dilakukan oleh Kementan.
Liputan6.com, Lebak Keberadaan embung yang dibangun oleh Kementan, menciptakan dampak positif berupa produktivitas petani Lebak melonjak drastis.
“Dengan adanya embung, maka kelancaran distribusi air untuk pertanian Indonesia dapat terpenuhi,” imbuh SYL. Pada kesempatan sama, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan, Ali Jamil mengatakan, keberadaan embung dapat membuat petani tetap aman meski memasuki musim kemarau. Sebab, kata dia, embung akan memasok air, sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga.
Lebih lanjut, Ali menjelaskan, terdapat tiga aspek penting dari keberadaan embung, yaitu produktivitas, peningkatan IP pertanian, dan meningkatnya kesejahteraan petani.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Eks Pilot Senior Merpati: Rekan-rekan Ada yang Jadi Petani Hingga Tukang OjekTim Advokasi Paguyuban Eks Pilot Merpati menuntut agar pembayaran pesangon dan gaji 1.233 karyawan dengan total Rp 318 miliar segera dibayar. TempoBisnis
Read more »
Petani Bisa Mudah Dapat Pupuk Lewat Aplikasi Rekan | merdeka.comPT Pupuk Indonesia (Persero) mengimplementasikan aplikasi Retail Management System (RMS) atau Rekan, yang mempermudah dan mempercepat kios dalam memproses penjualan pupuk, baik ritel, komersil maupun pupuk bersubsidi.
Read more »
Puluhan Ribu Petani Morowali Didaftarkan BPJS-TKLaunching penyerahan BPJS Ketenagakerjaan kepada para petani rencananya akan dihadiri langsung oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo.
Read more »
Harga Buah Sawit Anjlok, Petani MenjeritKeputusan Presiden Joko Widodo menutup keran ekspor CPO dan sejumlah produk turunan membuat harga sawit terjun bebas. Petani gerah, tetapi mereka mengaku hanya bisa pasrah atas kondisi yang menimpa.
Read more »
Jokowi Larang Ekspor CPO, Petani Teriak Rugi Rp 11 Triliun!Menurut hitungan Apkasindo, para petani sudah rugi Rp 11,4 triliun dalam 20 hari terakhir sejak larangan ekspor CPO berlaku pada 28 April 2022.
Read more »