Produk Makanan Kinder Surprise Ditarik Edarannya di Inggris, Diduga Terkontaminasi Salmonella
PIKIRAN RAKYAT – Perusahaan Ferrero menarik sejumlah produk Kinder Surprise di Inggris karena dugaan adanya salmonella. Makanan tersebut berbentuk telur yang di dalamnya berisi cokelat.
Food Standards Agency dan Food Standards Scotland menyarankan untuk tidak mengkonsumsi produk Kinder Surprise yang telah ditentukan. Dalam hal ini, Ferrero mengambil sikap tegas untuk mencegah wabah salmonella dengan menarik produk dagangnya dan melakukan penyelidikan. Ferrero juga menyatakan bahwa produk Kinder lain selain Kinder Surprise diperkirakan tidak terpengaruh.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Produk Porang Bisa Menjadi Pangan AlternatifMenurut ahli gizi dr Arif Sabta Aji SGz, ubi porang memiliki manfaat yang lain daripada yang lain. Pasalnya, ubi porang memiliki serat larut air glukomanan.
Read more »
Pemerintah ke e-Commerce: Ayo Dong Banyakin Produk Dalam NegeriMenteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate meminta agar e-Commerce lebih banyak tersedia produk-produk dalam negeri.
Read more »
Kominfo Bakal Putus Akses E-commerce yang Tak Jual Produk Lokal | Teknologi - Bisnis.comMenkominfo meminta platform e-commerce Tanah Air betul-betul mengawal dan menjaga penjualan produk-produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam rangka mengejar target pembelian produk dalam negeri.
Read more »
Kominfo pastikan platform digital utamakan produk dalam negeri - ANTARA NewsKominfo memastikan serta mengawal platform digital untuk memprioritaskan produk dalam negeri yang dapat menjadi arus utama belanja, baik dari sektor Pemerintahan maupun sektor swasta. Selengkapnya:
Read more »
Seluruh Kepala Daerah Diinstruksikan Proteksi Produk Dalam NegeriKEMENTERIAN Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan proteksi produk dalam negeri bersama dengan pemerintah daerah (pemda) dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
Read more »
Wapres : Kesadaran Pubik soal Manfaat Produk Syariah Masih RendahDalam catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut, indeks literasi keuangan syariah di Indonesia masih rendah dengan hanya 8,93% di 2021
Read more »