Koalisi Advokasi Perlindungan Data Pribadi mendorong Presiden Joko Widodo dan DPR untuk memastikan kelanjutan proses pembahasan dan pengesahan RUU Perlindungan Data Pribadi.
Direktur Eksekutif Elsam Wahyudi Djafar menyoroti ketidakpastian pembahasan RUU Perlindungan Data Pribadi di parlemen. Alasannya belum ada kepastian perpanjangan pembahasan antara pemerintah dan DPR pada masa akhir persidangan 2021-2022. Padahal, kata dia, regulasi ini dibutuhkan untuk menopang perkembangan ekonomi digital di Indonesia.
Karena itu, menurut Wahyudi, Indonesia perlu menunjukkan kredibilitas dan reputasi yang baik dalam mengemban kepresidenan G20. Ini juga selaras dengan satu topik kunci yang didorong pemerintah Indonesia dalam pertemuan G20, yakni terkait arus data lintas negara dan arus data bebas dengan kepercayaan.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Satgas Ungkap Data Pasien COVID-19 Gejala Berat, Siapa Saja Paling Berisiko?Satgas COVID-19 mengungkap data 97 kasus bergejala berat. Ada laporan kasus pada usia anak 0-5 tahun, tetapi persentasenya lebih sedikit dari kelompok ini.
Read more »
Polisi Tangkap 6 Pelaku Pemalsuan Data Bank BUMN, Diduga Ada Karyawan Bank TerlibatPolrestabes Semarang berhasil meringkus kelompok pemalsuan dokumen data nasabah bank BUMN.
Read more »