Polisi Tokyo Rilis Peringatan untuk Remaja yang Terlalu Terobsesi Bintang Idola

South Africa News News

Polisi Tokyo Rilis Peringatan untuk Remaja yang Terlalu Terobsesi Bintang Idola
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 liputan6dotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 77 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 34%
  • Publisher: 83%

Tidak hanya remaja, polisi juga ingin mendorong kesadaran orangtua akan bahaya terobsesi pada bintang idola.

Liputan6.com, Jakarta - Banyak poster dan pamflet kesadaran publik yang ditujukan untuk anak muda yang dibuat oleh polisi di Jepang. Ini berhubungan dengan topik yang juga jadi perhatian orangtua di negara lain.

"Apakah oshikatsu Anda aman?" tanya pamflet tersebut, mengacu pada aktivitas yang berhubungan dengan memiliki oshi, atau idola favorit. Oshikatsu dalam bahasa Jepang berarti tindakan antusias mendukung seseorang, seperti penyanyi idola atau aktor. Hal tersebut dikarenakan skala acara yang lebih kecil dapat menciptakan perasaan ikatan yang lebih bermakna antara penggemar dan idola mereka. Namun, pamflet memperingatkan bahwa kombinasi faktor ini dapat menyebabkan masalah bagi penggemar muda. Karena itu, umum bagi idola underground untuk menawarkan hal-hal seperti kesempatan mengambil foto bersama dengan biaya tertentu.

2 dari 4 halamanUrutan PeristiwaMenurut pamflet, mereka bahkan setuju berkencan dengan penggemar, jika"harganya cocok." Urutan peristiwa yang digambarkan dimulai dengan:Idola:"Kamu bisa berfoto Polaroid denganku seharga 1.000 yen.

Selain soal idola, Kementerian Kehakiman Jepang secara terbuka mempresentasikan rancangan untuk mengubah hukum pidana negara itu dan menaikkan age of consent atau usia consent pada Senin, 24 Oktober 2022. Saat ini, usia consent di Jepang adalah 13 tahun, tetapi revisi yang diusulkan akan menaikkan batasnya tiga tahun, menjadi 16 tahun.

Usia persetujuan Jepang 13 tahun adalah fakta yang sering dibicarakan dengan frekuensi yang agak mengkhawatirkan dalam diskusi online. Dalam praktiknya, sejumlah undang-undang setempat sudah mengkriminalisasi orang dewasa yang melakukan hubungan seksual dengan anak di bawah umur.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

liputan6dotcom /  🏆 4. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Kadishub DKI Sebut Jam Masuk Sekolah di Jakarta Tak Perlu DiubahKadishub DKI Sebut Jam Masuk Sekolah di Jakarta Tak Perlu DiubahNamun, ia tidak memberikan detail alasan tidak perlu ada perubahan untuk jam masuk sekolah.
Read more »

Kanker Serviks Stadium Awal Tak Tunjukkan Gejala, Dokter Ingatkan Rutin PapsmearKanker Serviks Stadium Awal Tak Tunjukkan Gejala, Dokter Ingatkan Rutin PapsmearSaat awal stadium kanker, pasien tidak akan merasakan wal itu tidak menunjukkan gejala
Read more »

Pancasila Tidak Sekadar Logo, Tapi DiaplikasikanPancasila Tidak Sekadar Logo, Tapi DiaplikasikanRADARSEMARANG.ID, Semarang – Perubahan mencolok terlihat di RW 07 Kelurahan Kemijen Kecamatan Semarang Timur usai penjurian tahap pertama. Terdapat mural mengenai Pancasila, burung garuda, fo…
Read more »



Render Time: 2025-02-26 21:43:26