Serangan bom itu menewaskan sejumlah warga sipil dan 12 tentara Amerika Serikat (AS).
PERDANA Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengutuk serangan keji di bandara Kabul dan mengatakan penerbangan pengungsi terakhir dari Afghanistan telah berangkat sebelum ledakan terjadi.
Serangan bom itu menewaskan sejumlah warga sipil dan 12 tentara Amerika Serikat dan membuat kacau proses pengangkutan udara puluhan ribu warga Afghanistan, yang berupaya keras meninggalkan negara itu."Kami mengutuk keras apa yang merupakan serangan tercela terhadap banyak keluarga dan individu tidak berdosa yang hanya ingin mencari keselamatan dari situasi yang sangat sulit dan rapuh di Afghanistan," kata Ardern dalam sebuah pernyataan.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
ISIS Klaim Serangan Bom Bandara Kabul yang Membunuh 12 Tentara ASTaliban, yang berkuasa di Afghanistan, mengutuk serangan dua bom yang tewaskan 12 tentara Amerika. Kelompok ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan dua bom...
Read more »
12 Tentara Amerika Tewas dalam Ledakan di Bandara KabulAmerika Serikat bertekad memburu pelaku serangan dan melakukan tindakan tegas pada mereka.
Read more »
12 Tentara Amerika Dibunuh, Biden: Kami Kejar dan Balas PelakunyaBiden merujuk ke kelompok ISIS-K, yang juga sudah mengklaim sebagai dalang serangan tersebut.
Read more »
Teror Bom di Bandara Kabul, 60 Sipil dan 12 Tentara AS TewasSelain korban meninggal, sedikitnya 140 warga sipil terluka dalam serangan bom bunuh diri di dekat bandara Kabul, Afghanistan.
Read more »