Setelah agresi militer Presiden Vladimir Putin di Ukraina, beberapa perusahaan barat ramai-ramai mengumumkan mereka akan 'cabut' dari Rusia.
Ketika komunisme runtuh di bumi Uni Soviet dan Rusia terbentuk, perusahaan-perusahaan Barat mulai berdesak-desakan untuk masuk ke tanah Rusia. Kedatangan merek seperti Coca-Cola dan McDonald's melambangkan dimulainya era baru.
Sekarang, setelah agresi militer Presiden Vladimir Putin di Ukraina, beberapa perusahaan barat sebaliknya justru ramai-ramai mengumumkan mereka akan 'cabut' dari Rusia., ini dia sederet perusahaan barat yang 'cabut' dari Rusia usai Putin melakukan invasi militer di Ukraina.Ketika konflik di Ukraina pecah, perusahaan energi British Petroleum alias BP langsung berada di bawah tekanan. Perusahaan memiliki saham besar di raksasa energi Rusia, Rosneft.
Taruhan energi itu sangat berharga. Saham BP di Rosneft menyumbang seperlima dari keuntungan terbaru perusahaan. Sedangkan Shell bisa mengorbankan hingga US$3 miliar untuk keluar dari usahanya dengan Gazprom.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Rusia Mulai Terpuruk, Ekonomi Goyah, Presiden Vladimir Putin DisalahkanRusia mulai merasakan akibat dari ulah mereka sendiri. Ekonomi Rusia saat ini dalam kondisi terpuruk.
Read more »
Sanksi untuk Olahraga Rusia Terus Berdatangan, Setelah Sepak Bola, Kini Bulu Tangkis dan RenangBerbagai induk cabang olahraga mulai memboikot keterlibatan Rusia dalam semua ajang internasional. Setelah sepak bola, kini giliran bulu tangkis dan renang. rusia
Read more »
Kota Mariupol Ukraina Terancam Alami Bencana Kemanusiaan Setelah Dibombardir Rusia | merdeka.comKota pelabuhan Mariupol di Ukraina 'mendekati bencana kemanusiaan' pada Rabu setelah dibombardir Rusia tanpa henti selama lebih dari 15 jam.
Read more »
Bank Dunia Hentikan Semua Proyek di Rusia dan Belarusia Setelah Serang Ukraina | merdeka.comSetelah sejumlah negara Barat dan Asia menjatuhkan sanksi untuk Rusia, kini Bank Dunia akan menghentikan semua proyeknya di negara itu setelah menginvasi Ukraina.
Read more »