Perusahaan pembuat chip Qualcomm Inc. mengatakan bahwa pihaknya telah berhenti menjual produknya ke perusahaan-perusahaan di Rusia.
, hal ini dilakukan karena mematuhi sanksi yang diberikan Amerika Serikat setelah Rusia menginvasi Ukraina.
Dalam tweetnya Fedorov mendesak Tibbit untuk menghentikan pengiriman produksi chipnya ke Rusia dan menilai jika masih mengirim pasokan ke Rusia, secara tidak sengaja sama saja membunuh ribuan orang Ukraina.
We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more: