Wisma 46 BNI dijadikan Media Centre acara AMM/PMC 2023 sebagai pos peliputan pertemuan perwakilan Menlu 29 negara.
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Tautan Tersalin A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Gedung Wisma 46 BNI yang berada di samping Hotel Shangri-la diubah menjadi Media Centre acara Asean Ministerial Meeting/ Post Ministerial Meeting 2023.
Berdasarkan pantauan Bisnis di lokasi, sejumlah jurnalis telah memenuhi Media Centre tempat acara AMM/PMC 2023 berlangsung. Adapun rangkaian acara AMM/PMC sudah mulai dilaksanakan di Hotel Shangri-la Jakarta, sejak Sabtu . Seperti diketahui, dalam 4 hari digelarnya acara AMM/PMC, akan ada 18 pertemuan, termasuk pertemuan dengan mitra seperti Australia, Jepang, Uni Eropa, Korea Selatan, Amerika Serikat , India, Selandia Baru, Rusia, Tiongkok, Inggris, dan Kanada.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Ada Threads, Ini Tantangan Baru Para Pelaku Marketing Sosial MediaBertambahnya platform media sosial seperti Threads menjadi tantangan bagi pelaku marketing sosial media.
Read more »
KASAD Award, 24 Media Mendapat Penghargaan dalam Merawat KebangsaanSebanyak 24 media nasional, media daerah, dan media kampus mendapatkan penghargaan KASAD Award 2023: Apresiasi untuk media yang diinisiasi oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Dr. Dudung Abdurachman.
Read more »
Isu Limbah Nuklir Jepang dan Myanmar Akan Warnai Pertemuan Menlu ASEANBerbagai isu kawasan dan global masuk agenda pembahasan dalam pertemuan para menlu ASEAN bersama para menlu negara-negara mitra di Jakarta, sepanjang pekan ini. Internasional AdadiKompas
Read more »
Perkuat Kualitas dan Coverage Kredit, NPL BNI Turun ke Level 2,57%PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI memanfaatkan momentum penguatan tren ekonomi untuk terus meningkatkan kualitas kredit dan coverage.
Read more »
BNI Pertebal Pencadangan, Target NPL Coverage 301 Persen pada Akhir TahunBNI berkomitmen menjaga level pencadangan rasio kredit bermasalah (NPL coverage) hingga 301 persen pada akhir tahun.
Read more »