Pertamax Dijual Rp12.500/Liter, Pengamat: Pertamina Masih Menanggung Selisih Harga

South Africa News News

Pertamax Dijual Rp12.500/Liter, Pengamat: Pertamina Masih Menanggung Selisih Harga
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 SINDOnews
  • ⏱ Reading Time:
  • 68 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 30%
  • Publisher: 51%

Harga BBM di Indonesia dinilai masih lebih murah dibandingkan negara-negara lain di dunia

di Indonesia dinilai masih lebih murah dibandingkan negara-negara lain di dunia. Bahkan, bisa dikatakan paling murah setelah Malaysia.Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan mengatakan, sesuai dengan Global Petrol Price, rata-rata harga BBM di negara lain mencapai Rp30 ribu hingga lebih, per liternya.

"Harga BBM di Singapura adalah Rp30.208 per liter, Laos Rp24.767, Filipina Rp20.828, Kamboja Rp20.521, Thailand Rp19.767, Vietnam Rp18.647, Indonesia Rp16.500 dan Malaysia Rp6.965. Harga di Malaysia lebih murah di karenakan Malaysia karena mereka menerapkan subsidi Automatic Pricing Mechanism ," ujar Mamit kepada MNC Portal Indonesia, Senin .

Menurutnya, APM di Malaysia berfungsi menstabilkan harga bensin seperti bensin RON 95, RON 97 dan solar sampai batas tertentu melalui pemberlakuan pajak penjualan dan subsidi dalam jumlah yang bervariasi. Oleh karenanya, perubahan harga eceran dipengaruhi oleh besaran pajak dan subsidi dalam batas tertentu sesuai kebijakan yang ditetapkan pemerintah Malaysia. Selain itu, jalur distribusi di Malaysia jauh lebih mudah jika dibandingkan dengan Indonesia yang merupakan negara kepulauan.Di negara lain, seperti Hongkong, harganya mencapai Rp36.176 per liter. Di Jerman Rp34.454 per liter, Italia Rp 34.310 per liter, dan Yunani Rp 32.733 per liter.

Di sisi lain, harga BBM milik Pertamina juga masih terjangkau dibanding BBM milik swasta. Sebagai perbandingan, harga BBM RON 92 yang di jual Shell hari ini berada di Rp.16.500, Vivo Rp12.900, dan BP-AKR Rp.12.990 sementaramasih harus menanggung selisih harga dengan tetap menjaga daya beli masyarakat," ungkap Mamit.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

SINDOnews /  🏆 40. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Upaya Pertamina Lakukan Penyesuaian Harga BBMUpaya Pertamina Lakukan Penyesuaian Harga BBMPemerintah telah menetapkan Pertalite sebagai Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) agar harganya tetap di kisaran Rp 7.650 per liter.
Read more »

Indonesia Tak Sendiri, Harga BBM Juga Naik di Hong Kong hingga JermanIndonesia Tak Sendiri, Harga BBM Juga Naik di Hong Kong hingga JermanPertamina menaikan harga BBM Pertamax menjadi Rp12.500 per liter menyusul tingginya harga minyak dunia. Kenaikan harga BBM juga dialami sejumlah negara dunia. Pertamina...
Read more »

Subsidi Besar untuk BBM dan LPG 3 Kg, Harga Jual Lebih MurahSubsidi Besar untuk BBM dan LPG 3 Kg, Harga Jual Lebih MurahDisubsidi cukup tinggi, harga jual Solar dan belakangan Pertalite yang menjadi BBM penugasan serta LPG 3 kg domain penentuan harganya berada pada pemerintah. Pemerintah...
Read more »

Sekjen Pena 98 Bandingkan Kenaikan Harga BBM Subsidi di Era Jokowi dengan Rezim Sebelumnya |Republika OnlineSekjen Pena 98 Bandingkan Kenaikan Harga BBM Subsidi di Era Jokowi dengan Rezim Sebelumnya |Republika OnlineIa menggunakan pertalite dan atau premium sebagai perbandingan BBM bersubsidi.
Read more »

Tuntut Stabilkan Harga BBM dan Tolak Perpanjangan Masa Jabatan Presiden, Mahasiswa Blokade Pantura!Tuntut Stabilkan Harga BBM dan Tolak Perpanjangan Masa Jabatan Presiden, Mahasiswa Blokade Pantura!Mahasiswa memaksa menutup jalur Pantura, sementara polisi terus berusaha melancarkan arus lalu lintas logistik nasional.
Read more »

Harga Minyak Mentah Melonjak, Selamat Datang Era BBM MahalHarga Minyak Mentah Melonjak, Selamat Datang Era BBM MahalHarga Minyak Mentah Melonjak, RI Masuk Era BBM Mahal
Read more »



Render Time: 2025-04-05 05:09:57