Perkosa 3 Putrinya, Pria Singapura Dipenjara 33 Tahun dan Dicambuk 24 Kali

South Africa News News

Perkosa 3 Putrinya, Pria Singapura Dipenjara 33 Tahun dan Dicambuk 24 Kali
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 kompascom
  • ⏱ Reading Time:
  • 40 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 19%
  • Publisher: 68%

Kasus ini adalah salah satu kasus kejahatan seksual terburuk dalam sejarah Singapura. Pelaku bahkan pernah mencambuki istrinya.

“Bagi anak-anak, rumah tempat tinggal seharusnya menjadi surga di mana ada kasih sayang orang tua, kehangatan, perlindungan, kedamaian, dan harmoni. Pelaku menghancurkan nilai-nilai perlindungan yang diperlukan korban dan menjadikan rumah menjadi neraka hidup," ujar hakim.

"Pelaku menyebabkan kesengsaraan yang tak terbayangkan dan siksaan yang tak terhitung selama bertahun-tahun,” lanjut Hakim Tan yang mengecam keras perbuatan pelaku.Kronologi kejadianHal yang mencengangkan publik Singapura adalah pelaku mencabuli dan memerkosa putri-putrinya selama 14 tahun tanpa tercium oleh siapapun.

Pelaku diketahui melampiaskan hawa nafsunya pada malam hari ketika istrinya tidak berada di rumah karena bekerja. Keluarga ini tinggal di distrik Ang Mo Kio, Singapura Utara, lalu pindah ke rumah susun baru di distrik Canberra sejak November 2017 yang berjarak 8 km dari rumah lama mereka. Korban pertama adalah putri tertuanya yang diberi inisial V3. Pelaku menunjukan video porno kepada putrinya dan mencabulinya pada 2004 ketika korban berusia 7 tahun.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

kompascom /  🏆 9. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Kasus Covid-19 Menurun, Agenda Wisata di Kawasan Kayutangan Heritage DisiapkanKasus Covid-19 Menurun, Agenda Wisata di Kawasan Kayutangan Heritage DisiapkanSebelum ada lonjakan kasus Covid-19, setiap akhir pekan digelar pertunjukan musik pada sejumlah titik koridor Kayutangan Heritage.
Read more »

Polda NTB Kembali Panggil Para Saksi Kasus Pemotongan Gaji Guru di LobarPolda NTB Kembali Panggil Para Saksi Kasus Pemotongan Gaji Guru di Lobar”Baru naik penyidikan. Masih kita dalami dengan periksa sejumlah saksi,” kata Dirreskrimsus Polda NTB Kombespol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra.
Read more »

Kasus Doni Salmanan: Polisi akan Periksa Rizky Billar dan Alfy Rev Hari Ini | Kabar24 - Bisnis.comKasus Doni Salmanan: Polisi akan Periksa Rizky Billar dan Alfy Rev Hari Ini | Kabar24 - Bisnis.comPolisi akan memeriksa 2 publik figur terkait kasus investasi bodong platform Quotex dengan tersangka Crazy Rich Bandung, Doni Salmanan pada hari ini, Jumat (19 Maret 2022).
Read more »

Kejagung Periksa Eks Direktur Pelaksana I dan IV Terkait Kasus Korupsi LPEIKejagung Periksa Eks Direktur Pelaksana I dan IV Terkait Kasus Korupsi LPEIKasus dugaan korupsi penyelenggaraan pembiayaan ekspor nasional oleh LPEI diduga merugikan keuangan negara hingga Rp 2,6 triliun.
Read more »

Polri Buka Layanan Pengaduan Kasus Robot Trading dan Binary OptionPolri Buka Layanan Pengaduan Kasus Robot Trading dan Binary OptionDirektorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri membuka layanan pengaduan kasus robot trading dan binary option melalui saluran telepon (hotline) yang dapat diakses melalui pesan Whatsapp di nomor 0812-1322-7296. Selain lewat pesan whatsapp, masyarakat yang jadi korban juga dapat melaporkan melalui platform media sosial Instagram dengan akun posko_robotrad_binary_option_dittipideksus.
Read more »

Kejati Sumut Tahan Empat Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi Dana Covid-19 Samosir | merdeka.comKejati Sumut Tahan Empat Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi Dana Covid-19 Samosir | merdeka.comMereka diduga telah melakukan tindak pidana korupsi pada penyalahgunaan belanja tidak terduga penanggulangan bencana non alam dalam penanganan Covid-19 status siaga darurat tahun 2020 di Kabupaten Samosir.
Read more »



Render Time: 2025-04-03 10:37:16