Pesan berjalan atau running text pada lampu merah di Lhokseumawe, Aceh kembali diretas.
pada lampu merah di Lhokseumawe, Aceh, kembali diretas. Kali ini peretas meninggalkan pesan 'Pak Suaidi Siap-siap Tidak Lama Lagi Kami Jemput. By KPK'.
"Saya tahunya kemarin pas selesai salat Magrib, dibuatnya mungkin pas Magrib. Saya pikir ini sistem kami yang dibobol," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Lhokseumawe Mulyanto saat dimintai konfirmasi wartawan, Kamis . Suaidi yang dimaksud peretas dikaitkan dengan Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya. Video tulisan berjalan yang telah diubah itu pun viral di media sosial.
Mulyanto menjelaskan pesan itu muncul di teks berjalan selama 15 menit. Setelah itu, pihaknya langsung mematikan"Akan kami laporkan ke polisi bahwa telah terjadi peretasan terhadap fasilitas umum yang bisa mengganggu ketertiban," jelas Mulyanto.Baca juga:Pertimbangan Mulyanto melaporkan ke polisi juga karena teks 'Pak Suaidi Siap-siap Tidak Lama Lagi Kami Jemput. By KPK' sarat fitnah. Sebelumnya, dia mengira peretasan itu hanya keisengan anak muda.
"Setelah kejadian, baru kami tahu. Kemarin kami menganggap itu kejahatan anak-anak, tapi kalau hari ini kami melihatnya sudah serius karena mengganggu ketertiban umum," tegas dia.lampu merah di Lhokseumawe, Senin . Mulyanto mengakui hal itu adalah tindak peretasan.orang," kata Mulyanto saat dimintai konfirmasi, Selasa .
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Enam Pesan Kapolri Bagi Mahasiswa Baru President University |Republika OnlineKapolri ingatkan mahasiswa baru untuk tingkatkan iman dan takwa
Read more »
Aceh Barat Kekurangan Vaksin untuk Nakes, Jambi KehabisanAceh Barat kekurangan vaksin Moderna untuk suntik booster seluruh nakes. Sementara Kota Jambi telah kehabisan vaksin saat ini.
Read more »
Terkena Jerat, Tiga Harimau Sumatera di Aceh Selatan MatiHarimau sebagai hewan pemangsa nomor wahid di rimba menjaga tatanan ekosistem. Saat harimau diburu oleh manusia, maka tidak ada lagi predator pemburu hama di hutan. Nusantara AdadiKompas
Read more »