Penyiar radio itu membuat surat terbuka sebagai bentuk permintaan maafnya karena telah menyiarkan azan maghrib empat menit lebih awal dari waktu sebenarnya.
Liputan6.com, Jakarta - Seorang penyiar radio di Malaysia membuat surat terbuka. Ia memohon maaf karena telah memutarkan azan maghrib dua kali, yakni pada pukul 18.16 dan pukul 18.20, waktu setempat.
Ia menyatakan insiden itu sepenuhnya adalah kesalahan teknis yang diperbuatnya. Ia pun meminta maaf kepada warga Tawau yang batal puasa karena mendengar azan maghrib yang salah. Alhasil, warga pun batal puasa berjemaah. Pengurus masjid akhirnya meminta maaf atas kesalahan tersebut dalam sebuah pernyataan resmi. Menurut pengurus masjid, Wan Nawawi, kesalahan ini terjadi karena kendala teknis pada tampilan jam digital yang menunjukkan waktu azan di rumah ibadah tersebut.
"Tidak ada tanggung jawab atas dosa siapapun karena alasan yang tidak disengaja. Kamu bisa berpuasa setelah 1 Syawal," kata Amin.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Praha Lahirkan Radio Ukraina untuk Bantu Pengungsi |Republika OnlineRadio Ukraina memutar musik Ukraina dan Barat sambil menyajikan berita.
Read more »
Jangan Keliru, Ini Penjelasan Waktu Imsak 10 Menit Sebelum Azan dan Mengakhirkan SahurIni adalah penjelasan waktu imsak 10 menit sebelum azan yang populer dalam masyarakat, apa itu?
Read more »
Puasa, PNS Pemprov Sulut Pulang Lebih AwalBulan Ramadan bagi umat Islam, jam kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) mengalami perubahan. Para abdi negara bakal pulang lebih awal.
Read more »
Meski Hujan, Warga Tetap Antusias Cari Takjil Buka PuasaWarga menunggu berbuka puasa atau ngabuburit sambil mencari takjil buka puasa di kawasan alun-alun Depok
Read more »
Cerita Warga di Denpasar Ikuti Shalat Tarawih Berjemaah, Bersemangat tapi Was-wasNazilah, salah satu warga mengaku sangat bersyukur karena kembali bisa mengikuti shalat tarawih berjemaah di masjid.
Read more »