Pemeriksaan akan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan pihaknya mendapatkan fakta terkait insiden tragis tersebut.
ANGKATAN Udara Amerika Serikat , Selasa , mengaku sedang menyelidiki bagaimana warga sipil tewas ketika mereka mencoba berpegangan pada sebuah pesawat yang berangkat dari bandara di Kabul, di tengah suasana kacau yang dipicu perebutan ibu kota Afghanistan oleh Taliban.
Dia membenarkan mereka juga melihat mayat yang ditemukan di lubang roda pesawat setelah mendarat di Qatar.Dalam sebuah pernyataan, Stefanek mengatakan pemeriksaan akan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan pihaknya mendapatkan fakta terkait insiden tragis tersebut. Stefanek tidak memberikan jumlah total orang yang tewas dan terluka.
Stefanek mengatakan pesawat itu mendarat untuk mengirimkan peralatan untuk mendukung evakuasi warga sipil AS dan Afghanistan dari Afghanistan.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Taliban Setuju Izinkan Evakuasi Warga Sipil di Bandara Kabul AfghanistanKepala Komando Pusat Amerika Serikat (AS) Jenderal Frank McKenzie bertemu para pemimpin senior Taliban di ibukota Qatar, Doha. Mereka mencapai kesepakatan upaya...
Read more »
Bandara Kabul Kacau, Beberapa Orang Jatuh Saat Bergelantung di Roda PesawatSebanyak tujuh orang tewas saat kekacauan terjadi di bandara Kabul pada Senin (16/8) ketika ribuan warga sipil mencoba melarikan diri dari Afghanistan setelah Taliban...
Read more »
Evakuasi di bandara Kabul berlanjut, Biden bela keputusannyaPesawat-pesawat militer melanjutkan proses evakuasi diplomat dan warga sipil dari Afghanistan pada Selasa pagi setelah landasan pacu bandara Kabul dikosongkan ...
Read more »
Warga Afghanistan yang Panik Kepung Pesawat di Bandara KabulWarga Afghanistan yang panik mencoba berpegangan pada satu pesawat Amerika saat bersiap lepas landas dari bandara Kabul, Senin (16/8/2021).
Read more »
WHO: Kekacauan Kabul Perlambat Vaksinasi Covid-19Ekspansi Taliban dan kekacauan di bandara Kabul telah memperlambat vaksinasi Covid-19 di Afghanistan.
Read more »