Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengonfirmasi terkait anggaran pembelian mobil dinas pimpinan DPRD Kota Bekasi senilai Rp 1 miliar lebih.
Liputan6.com, Jakarta - Hal ini tengah menjadi sorotan lantaran dinilai tak etis di tengah kesulitan masyarakat akibat pandemi Covid-19.
Untuk pembelian unit, kata dia, diserahkan kepada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah sebagai yang berwenang mengelola pengadaan barang dan jasa. "Empati kalau pengadaan baru, pure ada baru. Ini kan karena kebutuhan memang enggak punya mobil. Nah itu kan hak pejabat. Kecuali ada tambahan, itu enggak boleh," tegasnya.
"Walau bagaimana pun dia punya jabatan, haknya ya kita penuhi bertahap. Kebetulan DPRD pengadaannya kita alihkan untuk yang tidak punya mobil. Kalaupun kita enggak belikan sekarang, kita kan dituntut, orang punya hak, punya jabatan, punya pekerjaan," jelasnya.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Ketua DPRD Kota Bekasi soal Anggaran Mobil Dinas: Sama dengan Pembangunan, Harus JalanChoiruman J Putro angkat bicara soal anggaran mobil dinas yang disebut mencapai Rp 1 Miliar.
Read more »
Sebagian Besar Kelurahan di Surabaya sudah Level 1, Wali Kota Merasa Malu, Kenapa?Sebagian besar kelurahan di Kota Surabaya, Jawa Timur, berstatus level 1. Hal tersebut diungkapkan oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. surabaya
Read more »
Mendagri Tegur 10 Bupati dan Wali Kota Belum Bayar Insetif Nakes, Ini DaftarnyaStafsus Mendagri, Kastorius Sinaga mengatakan, Mendagri Tito Karnavian menegur 10 Bupati dan Wali kota yang belum membayar insetif tenaga kesehatan (Nakes). Staf...
Read more »
Inilah Daftar Bupati/Wali Kota yang Ditegur Mendagri, Belum Membayar Insentif NakesMendagri menegur 10 bupati dan wali kota yang belum membayarkan insentif tenaga kesehatan. Kebijakan ”refocusing” APBD 2021 telah menggariskan 8 persen DAU dan DBH 2021 untuk penanganan Covid-19.
Read more »