Berdasarkan data tahun 2020 menunjukkan angka stunting pada balita di Kota Tangerang masih sebesar 9,65%.
di Kota Tangerang masih jauh dibawah ambang batas yang ditetapkan WHO, namun masih diperlukan upaya pencegahan dan penurunan angka"Salah satu cara yang kita lakukan adalah intervensi spesifik, maupun intervensi sensitif yang umumnya dilakukan oleh sektor di luar kesehatan. Dimana pemerintah punya tugas membantu masyarakat yang memiliki bayi dan balita agar tidak kekurangan gizi.
Dan saat ini seluruh lurah dan camat kita minta mendata siapa bayi dan balita yang kekurangan gizi untuk kemudian nanti kita bantu," lanjutnya.Dengan komitmen ini, Pemerintah Kota Tangerang berharap akan bisa jadi kota yang ramah anak dimana masalah gizi bayi dan balita di Kota Tangerang bisa tercukupi.di Kota Tangerang, dan ini komitmen kita.