Pemerintah Bersinergi Berantas Pakaian Bekas Asal Impor TempoNasional
INFO NASIONAL -- Pemerintah terus menindak tegas penyelundupan pakaian bekas asal impor. Ketegasan ini dilakukan untuk melindungi industri tekstil dalam negeri dan industri usaha mikro kecil dan menengah .Kali ini, sebanyak 7.363 bal senilai Rp80 miliar dimusnahkan di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Selasa 28 Maret 2023.
Pakaian bekas merupakan barang yang dilarang impornya berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 40 Tahun 2022 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 18 Tahun 2021 tentang Barang Dilarang Ekspor dan Barang Dilarang Impor. Pakaian bekas sudah dilarang importasinya sejak tahun 2015 lewat Permendag Nomor 51/M-DAG/PER/7/2015 tentang Larangan Impor Pakaian Bekas.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Mendag Zulkifli Hasan: Pemerintah Bersinergi Berantas Pakaian Bekas Asal ImporLindungi Industri Tekstil Dalam Negeri dan UMKM, Mendag Zulkifli Hasan: Pemerintah Bersinergi Berantas Pakaian Bekas Asal Impor
Read more »
Dua Menteri Sepakat Berantas Impor Pakaian Bekas IlegalMenKopUKM dan Mendag segera menutup keran impor pakaian bekas yang selama ini dijalankan oleh penyelundup.
Read more »
Kemendag dan Menkop UKM Sepakat Berantas Pakaian Bekas ImporMenkop-UKM bersama Mendag menyepakati langkah-langkah pemberantasan impor pakaian bekas ilegal.
Read more »
Pakaian Bekas Impor Ilegal Rp 85 Miliar Dimusnahkan, Mendag Tegaskan Berantas dari HuluMenteri Perdagangan Zulkifli Hasan memusnahkan barang bukti baju bekas impor ilegal senilai Rp 85 miliar di TPP di Kawasan Industri Jababeka, Kabupaten Bekasi.
Read more »
Berantas Importasi Pakaian Bekas, Mendag: Kita Utamakan di HuluMenteri Perdagangan Zulkifli Hasan menuturkan pemberantasan importasi pakaian bekas akan difokuskan dari hulu
Read more »
Bea Cukai Minta Pedagang Pakaian Bekas Ilegal Beralih Menjual Produk UMKMImpor pakaian bekas menguasai 31 persen pasar dari pakaian produksi domestik.
Read more »