Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Perekonomian melanjutkan pengembangan Kawasan Industri Rampang, Batam
Liputan6.com, Jakarta untuk bisa meningkatkan investasi di wilayah Batam dan juga peningkatan penyerapan lapangan kerja.
Direktur Utama PT Makmur Elok Graha Nuraini Setiawati mengatakan, konsep pengembangan Rempang pada masa akan datang adalah menciptakan kota ramah lingkungan, berkelanjutan dan tangguh. Konsep ini mencerminkan komitmen terhadap perencanaan dan pembangunan kota yang bertanggung jawab dan berpikiran maju.
Nuraini juga mengatakan perusahaan sudah mengalokasikan sejumlah capital expenditur hingga 2080 mendatang. Cakupan investasi meliputi pengembangan industri menengah, manufaktur, logistik, kawasan pariwisata terintegrasi serta kawasan perumahan dan perdagangan jasa terintegrasi. "Jadi pertama kita hidupkan energi baru terbarukan. jadi investor-investor sudah mulai berdatangan ke wilayah kita untuk investasi di wilayah dari sisi PLTS," pungkas dia.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Kawasan Rempang Batam Usung Prinsip Industri Hijau |Republika OnlinePemerintah melanjutkan pengembangan Kawasan Rempang untuk meningkatkan investasi.
Read more »
Pengembangan Pulau Rempang Tingkatkan Daya Saing IndonesiaNantinya pulau tersebut akan menjadi kawasan industri, perdagangan, hingga wisata yang terintegrasi dengan KPBPB Batam.
Read more »
Airlangga Harap Pengembangan Rempang Akan Tingkatkan Daya Saing BatamPengembangan Kawasan Rempang diharapkan dapat memberikan spillover effect kepada kawasan-kawasan lain di sekitarnya.
Read more »
Dua Oknum BP Batam Jadi Tersangka Mafia Tanah Kavling di BatamSatgas mafia tanah Kepulauan Riau mengungkap aktifitas jual beli kavling bodong di kota Batam. Dalam kasus ini, lima orang ditetapkan tersangka
Read more »
18 Tahun Menunggu, Akhirnya Hak Pengelolaan Atas Tanah Kawasan Rempang Batam TerbitKementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyerahkan Hak Pengelolaan Atas Tanah (HPL) dari Kementerian ATR/BPN kepada Badan Pengusahaan (BP) Batam.
Read more »
Airlangga Harap Investasi di Kawasan Rempang Batam Capai Rp381 TriliunAirlangga Hartarto mengharapkan di kawasan Rempang Batam bisa melibatkan pekerja langsung sebanyak 306 ribu orang.
Read more »