Kementerian ESDM mengkaji untuk menghilangkan subsidi listrik bagi pelanggan rumah tangga berdaya 450 VA di 2022.
Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral tengah mengkaji untuk menghilangkan subsidi listrik bagi pelanggan rumah tangga berdaya 450 VA di 2022.
"Itu belum dipastikan. Tapi kami sebagai pelaksana sudah siapkan datanya. Yang paling jadi penentu adalah akurasi dan validitas data DTKS," sebut dia. "Untuk kepentingan tadi, pemilahan pelanggan rumah tangga 450 VA, teman-teman PLN kami cek baru akan sampaikan pemadanannya, baru akan selesai akhir Juni ini," kata Rida.
"Nanti ada tim khusus yang seleksi, faktor penentunya dilihat dari history pembayaran listriknya juga di bulan-bulan sebelumnya," terang Doddy B. Pangaribuan, General Manager PLN UID Jakarta Raya dikutip dari keterangan tertulis, Kamis .
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Stimulus Diskon Listrik Bakal Disetop Mulai Juli 2021Sebelumnya pelanggan rumah tangga 450 VA hanya akan membayar 50 persen dari tarif listrik yang digunakan.
Read more »
Tahun Depan, Subsidi Listrik dan Kuota Premium Jamali DikurangiDengan mengurangi subsidi listrik, pemerintah dapat melakukan penghematan dalam APBN. Selain itu, pengurangan kuota BBM premium untuk menekan emisi kendaraan.
Read more »
Jadwal Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022 : Masih Tersisa 2 LagaTimnas Indonesia masih dua kali lagi bertanding di Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.
Read more »
PLN Alirkan Listrik ke Dua Dusun di Kaki Bukit Barisan dengan Modal Rp 1,6 Miliar - Tribunnews.comPLN (Persero) mengalirkan listrik ke 80 pelanggan yang berada di dua dusun di kaki Bukit Barisan, dengan biaya investasi Rp 1,6 miliar
Read more »
Tahun Depan, Pemerintah Bakal Hapus BBM Jenis Premium? - Tribunnews.compada 2022, pemerintah hanya akan memberikan subsidi untuk BBM jenis solar dan minyak tanah.
Read more »