Paus Cium Bendera Ukraina, Kembali Serukan Hentikan Perang

South Africa News News

Paus Cium Bendera Ukraina, Kembali Serukan Hentikan Perang
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 voaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 52 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 24%
  • Publisher: 63%

Paus Fransiskus, Rabu (6/4), mencium bendera Ukraina yang sudah lusuh yang dibawa kepadanya dari kota Bucha di Ukraina dan kembali menyerukan dihentikannya perang di negara itu. PausFransiskus Ukraina Bucha

Paus Fransiskus, Rabu , mencium bendera Ukraina yang sudah lusuh yang dibawa kepadanya dari kota Bucha di Ukraina dan kembali menyerukan dihentikannya perang di negara itu.

Pada akhir pertemuannya dengan jemaat Katolik, hari itu, Fransiskus menyambut enam anak Ukraina yang naik ke panggung aula audiensi Vatikan, dan memberi mereka masing-masing sebuah cokelat telur Paskah berukuran besar. Paus meminta jemaat yang hadir mendoakan anak-anak itu dan semua orang Ukraina. Ia mengatakan, "Anak-anak ini harus melarikan diri untuk mencari tempat yang aman. Ini adalah akibat dari perang."Fransiskus mengangkat bendera Ukraina kotor yang menurutnya tiba kemarin di Vatikan dari Bucha. Bucha adalah salah satu kota di Ukraina di mana ditemukan bukti bahwa pasukan Rusia melakukan pembunuhan yang disengaja terhadap warga sipil.

Paus kemudian mencium bendera itu dan berkata: "Bendera ini berasal dari perang, dari kota Bucha yang menjadi martir perang. ... Jangan kita lupakan mereka. Jangan kita lupakan orang-orang Ukraina." Paus mengatakan darah warga sipil tak berdosa "menangis ke langit dan memohon agar perang ini dihentikan, dan senjata dibungkam".

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

voaindonesia /  🏆 15. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

AS Beri Warning Baru Perang Rusia-Ukraina, Perang Nuklir?AS Beri Warning Baru Perang Rusia-Ukraina, Perang Nuklir?Amerika Serikat (AS) kembali memberi peringatan baru soal perang Rusia dan Ukraina. Paman Sam meyakini perang akan semakin memanas.
Read more »

Biden Serukan Pengadilan Kejahatan Perang terhadap Putin atas Kekejamannya di UkrainaBiden Serukan Pengadilan Kejahatan Perang terhadap Putin atas Kekejamannya di UkrainaPresiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, pada Senin (4/4), menyerukan pengadilan kejahatan perang terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin. Dia mengutuk Putin atas kekejaman yang diduga dilakukan oleh pasukan Rusia di wilayah Bucha, pinggiran ibu kota Ukraina, Kyiv, yang baru terungkap dalam...
Read more »

Perang Rusia Ukraina: UE Siapkan Sanksi Baru Incar Industri Bahan Bakar Jet dan BajaPerang Rusia Ukraina: UE Siapkan Sanksi Baru Incar Industri Bahan Bakar Jet dan BajaSanksi baru Uni Eropa terkait perang Rusia Ukraina ini masih dalam proses dan dapat berubah
Read more »

Ukraina Klaim 18.300 Tentara Rusia Terbunuh dalam Perang | merdeka.comUkraina Klaim 18.300 Tentara Rusia Terbunuh dalam Perang | merdeka.comUkraina menyampaikan sebanyak 18.300 tentara Rusia terbunuh di negara itu saat perang memasuki hari ke-40.
Read more »

Potret Umat Islam Ukraina Berpuasa di Tengah Perang Vs RusiaPotret Umat Islam Ukraina Berpuasa di Tengah Perang Vs RusiaWalau terjebak perang, Umat Muslim Ukraina di Odesa tetap melaksanakan ibadah puasa di bulan suci Ramadan.
Read more »

Bantah Berita Tewas, Wali Sniper Kanada Pamer Aksinya di UkrainaBantah Berita Tewas, Wali Sniper Kanada Pamer Aksinya di UkrainaSniper terkenal asal Kanada bernama Wali memperlihatkan aksinya sebagai penembak jitu dalam perang Rusia Ukraina
Read more »



Render Time: 2025-04-03 20:48:40