Paru-Paru Perempuan yang Meninggal Tanpa Busana di Hotel Berisi Air

South Africa News News

Paru-Paru Perempuan yang Meninggal Tanpa Busana di Hotel Berisi Air
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 jawapos
  • ⏱ Reading Time:
  • 9 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 7%
  • Publisher: 51%

Keterangan sementara dokter menyatakan perempuan yang ditemukan tewas di kamar hotel diduga mati lemas dan ditemukan air di dalam paru-parunya

JawaPos.com–Hasil otopsi S, 54, yang ditemukan meninggal tanpa busana di sebuah hotel di Jalan Pasar Kembang Surabaya, Rabu , sudah keluar. S disebut mati lemas dan ditemukan air di paru-parunya.

”Kami sudah menghubungi tim medis di RSUD Soetomo. Hasilnya belum keluar. Tapi, mereka sempat jelaskan kalau diduga korban mati lemas,” papar Risky, Jumat .

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

jawapos /  🏆 35. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Kematian Perempuan Tak Berbusana di Hotel Hasma Jaya Misterius, Polisi Masih Pikir-pikirKematian Perempuan Tak Berbusana di Hotel Hasma Jaya Misterius, Polisi Masih Pikir-pikirBeritaJatim Kematian Perempuan Tak Berbusana di Hotel Hasma Jaya Misterius, Polisi Masih Pikir-pikir penyebabkematian mayattelanjang hotelhasmajaya
Read more »

Guru SMA Mengenang Eril Anak Ridwan Kamil: Seperti Anak Sendiri - Pikiran-Rakyat.comGuru SMA Mengenang Eril Anak Ridwan Kamil: Seperti Anak Sendiri - Pikiran-Rakyat.comGuru SMA Emmeril Kahn Mumtadz ungkap sosok Eril anak Ridwan Kamil yang meninggal dunia usai dinyatakan tenggelam di Sungai Aare, Swiss.
Read more »

Keluarga Meyakini Eril Sudah Meninggal DuniaKeluarga Meyakini Eril Sudah Meninggal DuniaKeluarga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meyakini Emmeril Kahn Mumtadz, anak Ridwan Kamil, yang hilang di Sungai Aare, Bern, Swiss, meninggal dunia karena tenggelam. Eril RidwanKamil JernihkanHarapan Kompascom JernihBerkomentar Regional
Read more »



Render Time: 2025-04-03 23:41:57