Sedih, hak anak terenggut gara-gara pandemi. Selengkapnya klik 👇 Covid19
telah sangat mempengaruhi hak-hak anak di seluruh dunia, dengan kaum muda mempertaruhkan"bencana bergenerasi" jika pemerintah tidak bertindak, kata sebuah kelompok hak asasi dalam survei tahunan Kamis .
Marc Dulleart, pendiri dan ketua KidsRights, mengatakan bahwa efek pandemi pada anak-anak sangat disayangkan telah melebihi prediksi lembaga di awal tahun lalu.anak-anak paling terpukul. Tidak secara langsung oleh virus itu sendiri, tetapi pada dasarnya gagal melalui tindakan yang ditunda dari pemerintah di seluruh dunia," katanya, Kamis ."Pemulihan pendidikan adalah kunci untuk menghindari bencana generasi," tambah Dulleart.
KidsRights memberikan penghormatan kepada pesepak bola Manchester United dan Inggris Marcus Rashford atas kampanyenya untuk memperpanjang program makanan sekolah gratis. Laporan itu mengatakan ada juga peningkatan drastis dalam kekerasan dalam rumah tangga selama penguncian, dengan anak-anak kerap menjadi korban.KidsRights memasukkan Palestina dalam daftarnya untuk pertama kalinya, menempatkannya di posisi 104 karena fokus pada perawatan kesehatan meskipun dalam keadaan sulit.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Anak-Anak Tak Termasuk Daftar Prioritas Vaksinasi Covid-19, Mengapa?Kementerian Kesehatan hingga kini masih menunggu rekomendasi vaksinasi Covid-19 bagi anak-anak dari sejumlah lembaga terkait. TempoVideo
Read more »
Miris, Lebih Dari 82.000 Anak dan Bayi di Malaysia Positif Covid-19Sebanyak 82.341 bayi dan anak-anak di Malaysia dinyatakan positif Covid-19. Hal ini diumumkan oleh Menteri Kesehatan Malaysia, Adham Baba. Sebanyak 82.341 bayi...
Read more »
Potong Rambut Setengah Botak, Cara Unik Ibu Cegah Anak Remajanya Keluar di Masa PandemiAwalnya, ibu dan penata rambut di sebuah salon bermaksud mengukir kata 'COVID-19' di rambut remaja lelaki itu.
Read more »
Gawat! Lebih dari 80 Ribu Anak-anak dan Balita di Malaysia Positif COVID-19Menteri Kesehatan Malaysia mengatakan lebih dari 80 ribu anak dan balita positif COVID-19. Meski begitu, tidak ada yang harus mendapat perawatan intensif.
Read more »