Habbatussauda adalah salah satu tanaman yang dibudidayakan paling awal dalam sejarah manusia dan telah digunakan selama lebih dari 2000 tahun khususnya oleh suku Indian dan Arab untuk berbagai macam penyakit termasuk diabetes dan penyakit Alzheimer.
MESKI pandemi covid-19 di seluruh dunia mengalami tren yang menurun, bukan berarti wabah itu sudah benar-benar lenyap. Untuk itu di tengah kondisi pandemi saat ini, pemanfaatan obat berbahan herbal dalam upaya memelihara dan menjaga kesehatan penting dilakukan untuk menjadi alternatif. Selain itu biji habbatusauda diyakini mampu mengatasi berbagai masalah kesehatan pada sistem imun dan pernapasan, saluran pencernaan, ginjal, hati, hingga jantung.
Habbatussauda juga kaya akan asam lemak esensial, seperti asam linoleat, yang tidak dapat diproduksi tubuh dan perlu didapatkan dari luar, yang mana pada kandungan asam lemak ini turut berkontribusi untuk meningkatkan sistem imun. Dengan beragam manfaat yang dimiliki, habbatusauda, dianjurkan dikonsumsi untuk membantu menjaga daya tahan tubuh sehari-hari.
CPOTB adalah petunjuk yang menyangkut aspek produksi dan pengendalian mutu obat tradisional yang meliputi seluruh rangkaian pembuatan obat tradisional yang bertujuan agar produk obat tradisional yang dihasilkan senantiasa memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan sesuai dengan tujuan penggunaan.