Pakar sebut Bripka AS tidak seorang diri gelapkan uang pajak

South Africa News News

Pakar sebut Bripka AS tidak seorang diri gelapkan uang pajak
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 antaranews
  • ⏱ Reading Time:
  • 44 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 21%
  • Publisher: 78%

'Mari kita bernalar, seberapa kuat seorang bripka melakukan police misconduct (anggota polisi melakukan pelanggaran) sendirian?' kata Pakar Psikologi Forensik Reza Indragiri Amriel.

Pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel. ANTARA/Dewanto Samodro/aa.Jakarta - Pakar Psikologi Forensik Reza Indragiri Amriel menyebut Bripka AS, oknum Satlantas Polres Samosir, Sumatera Utara, bukan pelaku tunggal dalam kasus penggelapan uang panjak kendaraan senilai Rp2,5 miliar. sendirian?" kata Reza dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Menurut Reza, ketika ada polisi yang melakukan penyimpangan, patut diduga ada sejawat yang tahu, bahkan ikut serta dalam penyimpangan tersebut. Dalam kasus penyimpangan pajak Samsat ini, kata dia, tidak cukup apabila dipandang sebagai masalah Bripka AS semata . Jika dikaitkan dengan situasi sistemik, penyimpangan struktural, pidana terorganisasi sebagai unsur yang menyebabkan masalah pajak tersebut.

Maka dari itu, kata dia, untuk memutuskan teori tersebut, secara nalar apakah mungkin seorang bripka melakukan pelanggaran seorang diri.whistleblowingMelihat situasi itu, kata Reza, itu artinya hingga sebulan lebih sejak Bripka AS meninggal dunia, tetap belum ada laporan yang Polri terima dari sistem tersebut. Dengan kata lain, tidak ada satu pun personel Polri, terutama di Satwil Samosir dan Polda Sumut, yang terpanggil untuk menjadi peniup pluit.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

antaranews /  🏆 6. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Ahli Psikologi Forensik: Butuh Otopsi Fisik dan Psikologis untuk Temukan Penyebab Kematian Bripka ASAhli Psikologi Forensik: Butuh Otopsi Fisik dan Psikologis untuk Temukan Penyebab Kematian Bripka ASAhli Psikologi Forensik, Reza Indragiri mengatakan untuk menemukan penyebab kematian Bripka AS, perlu diadakan otopsi fisk dan juga otopsi psikologis.
Read more »

Pakar Psikolog Forensik Nilai Kecil Kemungkinan Bripka AS Meninggal Akibat Bunuh DiriPakar Psikolog Forensik Nilai Kecil Kemungkinan Bripka AS Meninggal Akibat Bunuh DiriPsikolog Forensik Reza Indragiri menduga kecil kemungkinan kematian anggota Satlantas Polres Samosir Bripka Arfan Saragih atau Bripka AS akibat bunuh diri.
Read more »

Hari ini Pelaku Mutilasi 65 Potongan Tubuh di Sleman akan Jalani Pemeriksaan Psikologi ForensikHari ini Pelaku Mutilasi 65 Potongan Tubuh di Sleman akan Jalani Pemeriksaan Psikologi ForensikKasus mutilasi yang dilakukan tersangka Heru Prastyo alias HP (23) kepada Ayu Indraswari (35) menemui babak baru. Penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda DIY berencana melakukan psikologi forensik kepada tersangka.
Read more »

Pakar Sebut Kematian Bripka AS Kemungkinan PembunuhanPakar Sebut Kematian Bripka AS Kemungkinan PembunuhanPakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel menyebut, kecil kemungkinan faktor alami, kecelakaan, dan bunuh diri jadi penyebab kematian Bripka Arfan Saragih
Read more »

Pakar Yakin Bripka AS tak Sendirian di Kasus Penggelapan Pajak Kendaraan, Ini Analisisnya |Republika OnlinePakar Yakin Bripka AS tak Sendirian di Kasus Penggelapan Pajak Kendaraan, Ini Analisisnya |Republika OnlineBripka AS disebut meninggal bunuh diri, pihak keluarga menilai ada kejanggalan.
Read more »

Polda Sumut dinilai perlu pastikan penyebab kematian Bripka ASPolda Sumut dinilai perlu pastikan penyebab kematian Bripka ASLembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) menilai Polda Sumut perlu memastikan penyebab kematian anggota Satuan Lalu Lintas Polres ...
Read more »



Render Time: 2025-03-01 01:25:40