Orang Terkaya Ukraina Pemilik Pabrik Baja Mariupol Tuntut Rusia Rp292 T TempoDunia
TEMPO.CO, Jakarta - Orang terkaya Ukraina, Rinat Akhmetov, akan menuntut Rusia ganti rugi antara 17 - 20 miliar dolar AS atau setara Rp248 - Rp292 triliun yang disebabkan oleh pemboman pabrik baja miliknya di kota Mariupol hingga hancur.Pabrik baja Azovstal mengalami kerusakan parah akibat pemboman Rusia setelah pabrik yang luas itu menjadi benteng pertahanan terakhir di kota pelabuhan selatan.
Ditanya berapa banyak uang yang telah hilang dari Metinvest karena kerusakan pada Azovstal dan Illich, dia mengatakan, 'Biaya penggantian ... karena agresi Rusia adalah dari $17 hingga $20 miliar. Jumlah akhir akan ditentukan dalam gugatan terhadap Rusia.'Miliarder Akhmetov telah melihat kerajaan bisnisnya hancur sebelum perang akibat delapan tahun pertempuran di timur Ukraina setelah separatis pro-Rusia mengambil alih petak-petak wilayah di sana.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Tewaskan 21 Orang, Remaja Pelaku Penembakan SD Texas Diduga Jadi Korban Bully Karena GagapTeror penembakan yang terjadi di Robb Elementary, Uvalde, Texas, Amerika Serikat, pada Selasa (24/5) dilaporkan telah menewaskan sedikitnya 19 anak-anak dan dua orang dewasa.
Read more »
Proklamasi Marcos Jr Sebagai Presiden Terpilih Filipina Diwarnai Aksi Protes, Belasan Orang Terluka
Read more »
Kim Hee Sun Anggap Reaksi Orang Terdekatnya Bikin 'Tomorrow' Punya Makna Khusus, Apa?Selama membintangi 'Tomorrow', kisah yang dibawakan Kim Hee Sun menerima beragam reaksi dari orang-orang terdekat termasuk putrinya. Bagaimana pendapat mereka mengenai drama ini?
Read more »
Ikutan 'Gucci Challenge', Gaya Simpel Gala Anak Vanessa Angel Dipuji Gemas Abis Mirip Orang KoreaUsai Fuji, kini giliran buah hati Vanessa Angel, Gala Sky Andriansyah yang akhirnya ikut meramaikan tren 'Gucci Challenge'. Gaya simpelnya sukses curi perhatian warganet.
Read more »
Kemenangan orang Dayak melawan perusahaan sawit, ‘Modal belajar dari penjara’ - BBC News Indonesia'Sampai saat ini kami tidak pernah tahu mekanisme plasma itu bagaimana, yang ada kabarnya hanya utang, utang, utang.' Sepuluh tahun setelah perusahaan sawit datang ke Desa Binai, Kalimantan Utara, utang untuk biaya kebun plasma telah mencapai Rp30 miliar.
Read more »