Omzet Ratusan Juta, Pengrajin Peti Mati: Sebelum Pandemi Sehari Cuma 1 Terjual

South Africa News News

Omzet Ratusan Juta, Pengrajin Peti Mati: Sebelum Pandemi Sehari Cuma 1 Terjual
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 tempodotco
  • ⏱ Reading Time:
  • 22 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 12%
  • Publisher: 63%

Pengrajin peti mati di Gunungputri, Kabupaten Bogor memperoleh peningkatan omzet berkali lipat selama pandemi Covid-19 hingga ratusan juta rupiah. TempoMetro

TEMPO.CO, Bogor - Pengrajin peti mati di Gunungputri, Kabupaten Bogor memperoleh peningkatan omzet berkali lipat selama pandemi Covid-19 hingga ratusan juta rupiah. Menurut pengrajin itu, pemesan peti mati datang dari pelbagai kalangan, baik instansi atau perorangan.Wiwi, pengrajin peti mati dari Bogor Brand Creatif disingkat BBC menyebut selama pandemi ini per hari bisa memproduksi hingga 30 unit dengan pemesanan dan siap antar 20 peti mati.

“Semisal kemarin, saya kirim 100 unit ke Banten. Kebutuhannya sama untuk Covid,” kata Wiwi.Sebelum wabah Covid-19 melanda seluruh wilayah Indonesia, BBC per hari setidaknya hanya menjual satu unit peti mati. Pesanan dan penjualan hingga puluhan peti saat ini diakuinya memberi keuntungan bagi dirinya. “Dibilang untung, iya. Tapi, kalau bicara kemanusiaan, saya berharap pandemi ini segera berakhir dan kembali normal,” ucap Wiwi.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

tempodotco /  🏆 12. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Utang Rp 3,7 Juta untuk Beli Susu Anak, Guru Honorer Ini Malah Terlilit Pinjol hingga Rp 206 Juta - Tribunnews.comUtang Rp 3,7 Juta untuk Beli Susu Anak, Guru Honorer Ini Malah Terlilit Pinjol hingga Rp 206 Juta - Tribunnews.comSeorang guru di honorer di Kabupaten Semarang terlilit pinjaman online (pinjol) hingga ratusan juta rupiah.
Read more »

Obyek Wisata di Tasikmalaya Kembali DibukaObyek Wisata di Tasikmalaya Kembali DibukaPEMKOT Tasikmalaya, Jawa Barat kembali membuka objek wisata  di tengah pandemi Covid-19 setelah sempat ditutup sebelum Lebaran 1442 Hijriah
Read more »

Autopsi Pendeta Yeremia, Komnas HAM Duga Ada Tindakan FisikAutopsi Pendeta Yeremia, Komnas HAM Duga Ada Tindakan FisikKomnas HAM menyebut dalam autopsi dan ekshumasi terhadap jenazah Pendeta Yeremia, ditemukan potensi tindakan fisik sebelum pendeta ditembak mati.
Read more »

Dirut: Garuda Pangkas Karyawan Lebih dari 20 Persen Sejak PandemiDirut: Garuda Pangkas Karyawan Lebih dari 20 Persen Sejak PandemiGaruda Indonesia sudah mengurangi jumlah karyawannya sejak pandemi karena kesulitan keuangan. TempoBisnis
Read more »

Bali Masih Berharap Munas Kadin Digelar di Pulau DewataBali Masih Berharap Munas Kadin Digelar di Pulau DewataBali Masih Berharap Munas Kadin Digelar di Pulau Dewata Selengkapnya 👇🏻 Bali
Read more »



Render Time: 2025-04-05 16:30:37