“Dirangkullah orang-orang yang punya kapasitas ini, contohnya Raffi - Nagita. Tidak ada orang yang tidak tahu mereka,” ujar Olvah Alhamid, finalis Puteri Indonesia Papua Barat 2015. TempoSeleb
TEMPO.CO, Jakarta - Polemik mengenai terpilihnya Nagita Slavina dan Raffi Ahmad sebagai ikon PON Papua 2021 terus memanas. Olvah Alhamid, finalis Puteri Indonesia Papua Barat 2015 ikut angkat bicara.Olvah menilai penunjukkan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina sebagai ikon PON Papua 2021 adalah langkah tepat. Menurut Olva, langkah ini diambil karena pemerintah tidak memiliki kapasitas cukup untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Ia juga menambahkan bisa dikatakan kultural apropriasi jika pihak yang menggunakan budayanya itu untuk menguntungkan dirinya sendiri. Hal ini, menurutnya, tidak akan dilakukan oleh Nagita ataupun Raffi. “Tidak mungkin dia mau menjelek2an atau sengaja menjelekkan budaya Papua,” kata dia.Olvah Alhamid. Instagram/@olvaholvahOlvah Alhamid berpandangan, pemerintah pasti sudah memiliki pertimbangan saat memilih pasangan yang menurut Olvah memiliki kekuasaan untuk merangkul masyarakat.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Nagita Slavina Jadi Duta PON Papua, Arie Kriting Usul IniArie Kriting mengomentari pemberitaan mengenai Nagita Slavina yang dipilih sebagai Duta Pekan Olahraga Nasional XX atau PON Papua. TempoSeleb
Read more »
Kritik Soal Nagita Slavina Jadi Duta PON XX Papua, Arie Kriting: Saya Hanya Bantu MenyuarakanArie Kriting mengaku hanya menyampaikan aspirasi teman-temannya tentang penunjukkan Nagita Slavina sebagai Duta PON XX Papua. ArieKriting
Read more »
Keberatan Nagita Slavina Jadi Duta PON XX, Arie Kriting :Seharusnya Sosok Perempuan PapuaKomika Arie Kriting kecewa Nagita Slavina ditunjuk sebagai Duta Pekan Olahraga Nasional (PON) XX. Menurutnya sosok perempuan Papualah yang cocok. Komika Arie Kriting...
Read more »